Virus Corona

Di ILC, Anies Baswedan Cerita Kisah Tragis Pemudik Tularkan Corona: Satu per Satu Mereka Meninggal

Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) (kiri), Selasa (19/5/2020), menceritakan kisah pekerja di Spanyol yang pulang ke Ekuador pada bulan Januari lalu dan menulari keluarga besarnya Covid-19 dan prosesi pemakaman jenazah Covid-19 di Indonesia (kanan).

Anies lalu menceritakan sebuah kisah pekerja di Spanyol yang pulang ke tempat asalnya di Ekuador.

"Ada peristiwa yang sangat ironis bukan di Indonesia, kejadiannya di Ekuador," kata Anies.

Diceritakan Anies, pekerja asal Spanyol itu pulang ke Ekuador pada bulan Januari.

Diketahui Covid-19 telah masuk ke Spanyol pada akhir Januari.

Anies mengatakan sesampainya pekerja tersebut di Ekuador, ia bercengkerama melepas rindu dengan keluarga besarnya.

"Lalu karena pulang kampung dia menyapa kepada seluruh keluarganya, berpelukan dengan pamannya, dengan adiknya, saudaranya," kata Anies.

Namun menyusul momen melepas kerinduan tersebut, satu per satu keluarga yang melakukan kontak dengan pekerja itu meninggal.

"Satu per satu saudaranya terpapar dan satu per satu mereka meninggal karena kedatangan seorang yang pulang ke kampung dengan membawa Virus Covid-19."

Berkaca dari peristiwa tersebut, Anies kembali mengingatkan bahaya nekat pulang ke kampung halaman.

"Peristiwa ini tidak boleh terjadi di Republik Indonesia," kata Anies.

"Karena itu saya meminta kepadal sendiri semua warga Jakarta ambil sikap tanggung jawab, tahan diri."

"Tahun ini tidak pulang dan tegas saja bahwa tahun ini tidak pulang," pungkasnya.

Anies Baswedan Tegaskan Perpanjangan PSBB

Di sisi lain, sebelumnya Anies Baswedan kembali memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dilansir TribunWow.com, PSBB DKI Jakarta akan diperpanjang selama dua pekan mulai 22 Mei 2020 atau setelah tahap kedua berakhir.

Selama perpanjangan PSBB yang memasuki periode ketiga tersebut, Anies Baswedan tetap menegaskan tidak ada istilah pelonggaran.

• Sebut Risiko Penularan Turun dari 4 Jadi 1, Anies Baswedan Tetap Perpanjang PSBB DKI Jakarta

Halaman
123