TRIBUNWOW.COM - Psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel menyebut ada dugaan faktor psikopat dari remaja pelaku pembunuhan balita di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Reza Indragiri mempunyai tiga faktor kecurigaan kepada NF (15) yang dapat mengarah ke kemungkinan psikopat tersebut.
Hal ini disampaikan Reza Indragiri dalam acara Kabar Petang yang tayang di kanal Youtube tvOneNews, Sabtu (16/5/2020).
• Kondisi Remaja Korban Pencabulan, Dirjen Rehabilitasi Sosial: Ingin Asuh Anaknya kalau Sudah Lahir
Dirinya membenarkan bahwa aksi pembunuhan terhadap balita tersebut memang mempunyai latar belakang pertama adalah karena faktor amarah.
Karena seperti yang diketahui, NF melakukan aksi pembunuhan setelah ternyata menjadi korban pencabulan oleh tiga orang tersangka.
"Saya menyimak pernyataan Pak Ari di media massa yang membangun sebuah penjelasan bahwa aksi pembunuhan tersebut dilatarbelakangi amarah," ujar Reza Indragiri.
Menurut Reza Indragiri, kondisi yang dialami oleh NF adalah sebagai bentuk perilaku displacement atau bisa dikatakan sebagai bentuk pelampiasan.
Dirinya menambahkan, NF melakukan pelampiasan kepada balita lantaran dinilai menjadi objek yang lemah.
Sedangkan untuk melampiaskan kepada para pelaku dirasa tidak mungkin tersampaikan.
• Penyesalan Ayah dari Remaja yang Bunuh Bocah, Merasa Kecolongan hingga Harus Pindah Rumah
"Di dalam khasanah psikologi forensik andaikan dinamika psikologinya sedemikian rupa maka ini situasi yang digambarkan sebagai displacement," ungkap Reza Indragiri.
"Bagaimana kemudian seseorang mengalihkan sasaran dari objek yang otentik kepada objek pengganti."
"Misalnya dari orang-orang yang memunculkan rasa marah tetapi karena tidak bisa dilakukan aksi balasan maka keinginan untuk membalas itu disalurkan kepada objek pengganti kepada sasaran pengganti yang notabene lebih lemah kedudukannya yaitu anak-anak," jelasnya.
Meski begitu, menurut Reza Indragiri, bentuk displacement yang ditunjukkan oleh NF disebut sudah melebihi batas wajar.
Karena NF sampai tega melakukan aksi kejinya, yakni dengan membunuh objek pelampiasannya.
Terlebih cara yang dilakukan oleh NF untuk membunuh juga menggunakan cara-cara yang diluar nalar, yakni dengan menenggelamkan di dalam bak mandi.