Virus Corona

Kronologi 7 Anggota Keluarga di Solo Positif Covid-19, Mulanya sang Ayah Kena Corona saat Tarawih

Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI - Sejumlah warga melaksanakan salat tarawih pertama Ramadhan 1441 H di Masjid Jami Al Ma'wa, Karang Tengah, Tangerang, Banten, Kamis (23/4/2020). Usai Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada hari Jumat (24/4/2020), warga melakukan salat tarawih dengan menerapkan physical distancing cegah Covid-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Saat ini Pemerintah Kota Solo masih melakukan tracing pada riwayat kontak pasien tersebut.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan, tracing dari pasien positif seorang warga Kelurahan Joyontakan, Kecamatan Serengan, Solo diduga tertular setelah salat Tarawih Berjamaah.

"Iya dari tempat ibadah," jelas Ahyani, Jumat (8/5/2020).

Saat ini masih dilakukan tracing pada orang yang pernah melakukan kontak pada pasien tersebut.

Sementara satu pasien positif corona dari Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari diketahui tertular dari tempat kerjanya.

"Yang Nusukan dari tempat kerjanya," kata Ahyani.

Seperti diketahui, update jumlah pasien positif Virus Corona di Solo sampai saat ini menjadi 27 orang, Jumat (8/5/2020).

Kronologi Pasien Corona Pulang dari RS dan Hilang 3 Hari, Ternyata Berobat ke Dukun

Ada dua tambahan pasien Positif dari Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres dan Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon.

"Ini baru kami tracing pasien berkontak dengan siapa," jelas Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, Jumat (8/5/2020).

Kedua pasien ini sudah dirawat, mereka berasal dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dari total 27 Pasien Positif corona, rinciannya ada 11 pasien yang sembuh dan 12 Rawat Inap dan total meninggal dunia (MD) 4. (Ryantono Puji Santoso)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Ayah Kena Covid-19 di Tarawih Masjid Kampung, Kini 7 Anggota Keluarga Alami Gejala Sakit