Virus Corona

Fahri Hamzah Desak agar Siti Fadilah Dibebaskan demi Bantu soal Corona: Saya Tahu Ini Penganiayaan

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengusulkan agar Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari dibebaskan.

Siti disebutkan oleh Fahri juga banyak berjasa di dunia Internasional.

"Orang ini begitu banyak jasanya, begitu mengerti persoalan, berjuang di WHO, sampai kemudian WHO mulai transparan untuk membuka virus-virus yang mereka kumpulkan," puji Fahri.

Korban Corona Meningkat, Fahri Hamzah Menggebu-gebu Tanyakan Keberadaan Terawan: Tiba-tiba Kabur

Fahri kini meminta agar Siti dibebaskan agar dapat memberikan jasanya dalam penanganan Covid-19.

"Masih mendekam di penjara? Seharusnya orang seperti ini difungsikan oleh pemerintah untuk bertanya apa yang bisa kita lakukan ke depan dalam situasi seperti sekarang."

"Nah itulah dasar daripada saya mengusulkan supaya Beliau dibebaskan," jelas Fahri.

Lihat videonya mulai menit ke 6:10:

Pertanyakan Keberadaan Terawan 

Sebelumnya, Fahri juga mengkritik Terawan Agus Putranto yang dinilai kabur setelah Virus Corona melanda.

Dilansir TribunWow.com, Fahri mengatakan Terawan kini seolah tak bersuara setelah banyak ucapannya yang menuai sorotan publik.

Tak hanya itu, Fahri Hamzah secara menggebu-gebu menyebut Menkes Terawan tak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjadi seorang menteri. 

Melalui kanal YouTube Fahri Hamzah, Kamis (7/5/2020), ia mulanya meminta pemerintah mencukupi alat tes Virus Corona di seluruh puskesmas.

Pernyataan Menkes Terawan Soal 2 WNI Positif Corona, Senin (2/3/2020) (youtube kompastv)

• Bahas Virus Corona, Fahri Hamzah: Kalau Presidennya Nyerah lalu Dia Mundur itu Urusan Dia

• Jerinx Percaya dengan Jokowi dan Terawan soal Skenario Corona: Sayang Pak Terawan Bukan Najwa Shihab

Fahri berpendapat, hal itu lebih penting dilakukan ketimbang melakukan tes Virus Corona terhadap anggota DPR hingga jajaran kabinet.

"Kita punya sekitar 7 ribu desa, ya kira-kira 7 ribu puskesmas atau sampai 10 ribu lah karena kalau kecamatan besar puskesmasnya lebih banyak," kata Fahri.

"Kasih mereka alat tes, mereka bisa mendata siapa yang sakit, salurkan itu yang namanya tes Covid segala macem, yang rapid test ke sana itu yang perlu dicek."

Menurut Fahri, masyarakat lebih berhak menjalani tes Virus Corona ketimbang para pejabat itu.

Halaman
123