Terkini Internasional

WHO Nyatakan Adanya 8 Kandidat Vaksin Covid-19, Dana Rp 199 Miliar Dikucurkan untuk Percepatan

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanmo Ghebreyesus menyatakan status darurat global terhadap wabah Virus Corona, Kamis (30/1/2020)

Dari catatan yang dimiliki WHO, Eropa Barat saat ini telah mengalami penurunan kasus Covid-19 baru, namun kasus Virus Corona tersebut malah meningkat di Eropa Timur, Afrika, Asia Tenggara, Mediterania Timur, dan beberapa daerah lain.

Metode Pengembangan Vaksin Virus Corona

Untuk menemukan vaksin Virus Corona, sejumlah peneliti di dunia mencoba menemukan antivirus tersebut dengan metode yang berbeda.

Seperti yang dikutip TribunWow.com dari nature.com, Selasa (12/5/2020), pengembangan vaksin Virus Corona tersebut dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis metode.

Diketahui, vaksin bertujuan mengekspos tubuh pada antigen yang akan memicu respon imun sehingga dapat memblokir atau membunuh virus saat seseorang terinfeksi.

Untuk menemukan antigen tersebut, ilmuwan menggunakan sejumlah metode, dari penggunaan virus itu sendiri, hingga melakukan rekayasa genetik.

Berikut sejumlah metode yang dilakukan oleh peneliti di seluruh dunia dalam usaha menemukan vaksin Virus Corona.

Vaksin dari Virus

Setidaknya tujuh tim sedang mengembangkan vaksin menggunakan virus itu sendiri.

Virus tersebut akan dilemahkan atau dibuat tidak aktif dan dimasukkan ke tubuh.

Banyak vaksin yang ada dibuat dengan cara ini, seperti antivirus yang digunakan untuk melawan Campak dan Polio.

Namun kendalanya, vaksin ini membutuhkan pengujian keamanan yang luas dalam sejumlah tahap.

Adapun Tim peneliti dari Sinovac Biotech di Beijing yang menggunakan metode ini, telah mulai menguji versi SARS-CoV-2 yang tidak aktif pada manusia.

Vaksin Virus-vektor

Sekitar 25 kelompok mengatakan mereka sedang mengerjakan vaksin vektor-virus.

Halaman
123