Virus Corona

Tiga Industri yang Diprediksi Tumbang karena Wabah Virus Corona, Termasuk Bioskop dan Perfilman

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Bioskop XXI disemprot dengan cairan disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

TRIBUNWOW.COM - Virus Corona yang menjadi pandemi telah membawa dampak pada hampir semua orang di dunia.

Tidak hanya memberi dampak langsung bagi yang sakit, tapi perekonomian juga turut lesu akibat virus ini.

Beberapa sektor industri mengalami penurunan yang tiba-tiba, seperti industri penerbangan.

Moeldoko Sebut Wacana Pelonggaran PSBB Bukan untuk Publik, Imbau Kepala Daerah: Tenang

Media luar melaporkan maskapai penerbangan seluruh dunia mengalami kerugian Rp 113 miliar dollar AS akibat Virus Corona.

Boeing (BA) berubah dari dominator dunia menjadi pemohon bailout dalam hitungan minggu saja.

Namun, penerbangan dipastikan akan kembali saat pandemi berakhir.

Meski membutuhkan waktu, tapi industri penerbangan diprediksi akan selamat.

Sementara yang lain, mungkin tak seberuntung industri penerbangan.

Melalui artikel di Forbes, pengamat bisnis dari RiskHedge, Stephen McBride, mengungkapkan prediksinya tentang industri-industri apa saja yang mungkin tak akan kembali normal meski pandemi usai.

Menurut McBride, penting untuk mempertimbangkan perlu atau tidaknya berinvestasi di 3 sektor bisnis berikut ini:

Industri Daftar Hitam # 1: Bioskop

Pembuat film Universal baru-baru membuat ledakan di industri film Hollywood.

Film anak-anak "Trolls 2" menjadi film pertama yang dirilis secara online, tanpa melalui bioskop terlebih dahulu.

Keluarga pun bisa menikmati film itu di rumah saja.

Disney mengikuti jejak Universal dengan merilis "Onward" secara digital.

WHO Nyatakan Adanya 8 Kandidat Vaksin Covid-19, Dana Rp 199 Miliar Dikucurkan untuk Percepatan

Halaman
1234