TRIBUNWOW.COM - Seorang suami di Desa Komplangan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur tega memukul istrinya dengan sebilah bambu.
Dikutip TribunWow.com, pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kemudian diketahui bernama Syaifullah (35) ini mengaku stres dan depresi lantaran lama tidak mendapat penghasilan.
Seperti diketahui, pandemi Virus Corona (Covid-19) yang terjadi mengakibatkan dampak ekonomi bagi masyarakat.
• Preman Bertato Menangis saat Dihukum Polisi karena Peras dan Pukul Bocah, Motif Ingin Beli Es Krim
Kegiatan ekonomi, termasuk pekerjaan Syaifullah sebagai kuli bangunan, harus terhenti selama pandemi.
Sang istri, Arifah, mengungkapkan kronologi kejadian yang membuat dirinya menderita luka lebam tersebut.
Awalnya terjadi percekcokan di antara pasangan suami istri tersebut.
"Sebelumnya dipukul itu disiram pakai air sayuran," ungkap Arifah, dikutip dari tayangan Kompas TV, Minggu (10/5/2020).
"Terus saya lari ke rumah saudaranya dia. Sama dia dikejar," lanjut Arifah.
Namun saudara suaminya tersebut menasihati agar jangan membuat keributan dengan alasan malu didengar tetangga.
Arifah kemudian menurut saja dan pulang ke rumah.
"Sama saudaranya disuruh diam, enggak usah rame. Malu sama tetangga, bilangnya begitu," papar Arifah.
"Saya akhirnya ikut pulang dia," jelasnya.
Ternyata kekesalan Syaifullah belum usai.
Ia mengambil sebilah bambu dan memukul Arifah.
• Siswi SMP di Gresik Diperkosa Saudaranya hingga Hamil, Ibu Korban: Hati Saya Terpukul, Kenapa Tega
Pukulan tersebut juga mengenai anak yang sedang digendong Arifah.