Simak video selengkapnya di bawah ini:
Kata Orang Tua Pelaku soal Sosok CJ
Dikutip dari Kompas.com, orang tua pelaku, Mbah Markam mengungkap anaknya mulai terlihat dan berperilaku seperti orang depresi sejak bercerai.
Menurut Mbah Markam, CJ dan sang suami, SU (35) bercerai dua tahun lalu.
Namun, keduanya rujuk kembali pada Februari 2020 kemarin.
"Setelah pisah (cerai) dia (CJ) seperti orang depresi. Cucu saya ikut ibunya tinggal di sini," kata Mbah Markam di kediamannya, Rabu (22/4/2020).
• Ibu Kandung Diduga Bunuh 2 Anaknya Selang 5 Hari, Terbongkar saat Ayah Korban Temukan Bercak Darah
Mbah Markam menjelaskan perilaku depresi anaknya, CJ jika kondisi kejiwaan sedang kambuh, suka memukul orang.
"Suka main tangan (memukul). Cucu saya yang paling sering dipukul," kata Mbah Markam.
Bahkan, para tetangga yang sering melerai saat pelaku CJ sedang menganiaya GD dan SM, justru menjadi sasaran pemukulan.
"Kalau sedang normal, anaknya (CJ) pendiam dan penurut," kata Mbah Markam.
Perilaku depresi CJ sudah diketahui para warga dusun.
Tetapi, oleh keluarga, CJ belum pernah diperiksa ke rumah sakit jiwa untuk memastikan kondisi kejiwaannya.
"Orang (warga) sini sudah hapal. Kalau lagi kumat, mukul anaknya, dibilangin gak masuk. Malah tetangga yang dipukul," kata Mbah Markam. (TribunWow.com/Vintoko)