"Jadi untuk social distancing, tidak boleh berkerumun, bersentuhan, di pesantren karena mereka tidak pernah keluar, saya pikir nggak masalah."
Deden mengatakan hingga kini belum ada pihak pemerintah setempat yang melakukan pengecekan terhadap ponpesnya atau pemeriksaan kesehatan pada para santri.
"Kalau ada yang mengecek, kami sangat-sangat berterima kasih," katanya. (BBC Indonesia)
Artikel ini telah tayang di BBC Indonesia dengan judul "Virus Corona: Di pesantren Magetan, 6.000 santri jalankan social distancing dan ganti nampan dengan piring setelah santri Malaysia terinfeksi Covid-19"