Virus Corona

Sampai Menangis Minta Warganya Ibadah di Rumah, Walkot Tangsel Airin Rachmi: Maaf Saya Emosional

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany menangis saat meminta seluruh warganya melaksanakan ibadah di dalam rumah.

TRIBUNWOW.COM - Wali Kota (Walkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany menangis saat meminta seluruh warganya melaksanakan ibadah di dalam rumah.

Dilansir TribunWow.com, Airin memohon kepada semua warga untuk menghentikan sementara ibadah di dalam masjid, dan menggantinya dengan ibadah bersama keluarga di rumah.

Ia menyebut, hal itu dilakukan untuk menghentikan rantai penyebaran Virus Corona.

Penyemprotan disinfektan di salah satu masjid di Kota Tangerang, Selasa (17/3/2020) (Dok Humas PMI Kota Tangerang)

Presenter Tanya Alasan Tangerang Selatan Ramai Lagi, Wali Kota Airin Rachmi Akui Warga Mulai Jenuh

Data Covid-19 Direvisi, Jumlah Korban Meninggal akibat Corona di Wuhan Naik 50 Persen Jadi 3.869

Melalui sebuah video yang ditayangkan kanal YouTube metrotvnews, Jumat (17/4/2020), Airin mengaku berharap semua warganya bisa bersama-sama mematuhi imbaun pemerintah.

"Jadi dalam sikon ini saya bermohon sekali kepada bapak-bapak sebagai pengurus masjid, mari kita sama-sama tunjukkan dan kita berdoa," ucap Airin dengan suara bergetar.

Airin berharap,semua doa yang dipanjatkan warganya yang beribadah di dalam rumah bisa dikabulan.

Ia pun menyinggung nikmat bisa berkumpul dengan keluarga di tengah wabah Virus Corona.

"Siapa tahu dengan doa sendiri, doa dengan kumpul keluarga bapak ibu," ucapnya.

"Anda beruntung bisa kumpul dengan keluarga, sanak famili, siapa tahu doa itu dikabulkan oleh Allah."

Lebih lanjut, Airin kembali meminta seluruh warga Tangsel untuk disiplin menjalankan anjuran pemerintah.

Perawat RSUP Kariadi Semarang yang Positif Corona Meninggal Dunia, Warga Diminta Tak Tolak Pemakaman

Termasuk dengan melakukan ibadah bersama keluarga di dalam rumah.

"Jadi sekali lagi saya memohon dalam sikon ini, kebersamaan dan disiplin bersama penting pak," jelas Airin.

"Karena keberhasilan kita memutus mata rantai adalah dengan kebersamaan dan disiplin bersama."

Menangis di sepanjang pernyataan, Airin pun meminta maaf atas sikap emosional yang ditunjukkannya.

Ia meyakini, masyarakat Indonesia bisa melewati wabah Virus Corona dan mengambil hikmah di balik bencana nasional ini.

Halaman
123