Virus Corona

TKI dari Malaysia Diam-diam Masuk Lewat Jalur Tikus ke Indonesia, Kumpul di Pantai dan Ditolak Warga

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Barat berhasil selamatkan 47 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari Malaysia melalui jalaur tidak resmi atau illegal. Ke 47 TKI tersebut tersbut diketahui masuk mellaui perairan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dan saat ini sudah dibawa ke Mako Bakamlan Zona Barat di Jembatan dua Barelang.

TRIBUNWOW.COM - Para tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia diam-diam pulang ke Indonesia melalui jalur tikus, di tengah pandemi Virus Corona.

Dikutip dari Kompas.com, aksi mereka ketahuan oleh Kapal Bakamla Zona Maritim Barat yakni Kapal Catamaran 508 melakukan patroli di perairan Selat Riau, Rabu (15/4/2020) dini hari.

Para TKI yang berkumpul di Pantai Nongsa malam-malam membuat petugas curiga dan melakukan pemeriksaan.

Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Barat berhasil selamatkan 47 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari Malaysia melalui jalaur tidak resmi atau illegal. Ke 47 TKI tersebut tersbut diketahui masuk mellaui perairan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dan saat ini sudah dibawa ke Mako Bakamlan Zona Barat di Jembatan dua Barelang. (DOK HUMAS BAKAMLA)

Rincian Bansos Pemprov Jabar bagi Warga Rawan Miskin: Uang Tunai, Beras, Mie Instan, hingga Vitamin

"Saat itulah petugas kemudian mendekati sekelompok orang yang berkumpul tersebut dan diketahuilah bahwa mereka adalah TKI yang baru pulang dari Malaysia melalui jalur tak resmi," kata Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Laksamana Pertama Bakamla Eko Murwanto.

47 TKI tersebut antara lain bertujuan pulang ke Lombok, Aceh dan Cilacap.

Ditolak masyarakat sekitar

Eko mengatakan, 47 TKI asal Malaysia tersebut terpaksa berkumpul di pinggir pantai pada dini hari.

Sebab, mereka langsung mendapatkan penolakan dari masyarakat sekitar.

Mereka diketahui masuk melalui perairan Teluk Mata Ikan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Petugas Bakamla pun kemudian mengevakuasi 47 TKI itu ke Pangkalan Armada Bakamla Zona Barat di Jebatan dua Barelang.

Mereka diangkut dengan Kapal Catamaran 508.

Pengakuan Napi Bebas karena Asimiliasi saat Corona Rogoh Kocek Rp 5 Juta: Enggak Bayar Enggak Keluar

Di ILC Bahas Corona, Anies Baswedan: Penderitaan Jangan Diperpanjang, Tuntaskan Cepat

Jalani pemeriksaan kesehatan

Badan Keamanan Laut (Bakamla) Zona Maritim Barat berhasil selamatkan 47 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari Malaysia melalui jalaur tidak resmi atau illegal. Ke 47 TKI tersebut tersbut diketahui masuk mellaui perairan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dan saat ini sudah dibawa ke Mako Bakamlan Zona Barat di Jembatan dua Barelang. (DOK HUMAS BAKAMLA)

Bakamla Zona Maritim Barat juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 47 TKI itu. Pemeriksaan suhu dan kesehatan dilakukan di dermaga Bakamla Zona Maritim Barat.

"Kondisi TKI tersebut dalam keadaan sehat karena suhu tubuhnya rata-rata berkisar 33-36 derajat celcius dan mereka akan diserahkan ke petugas kesehatan wiayah untuk ditangani sesuai protokol," tutur Eko.

Jika ada TKI yang menunjukkan gejala, mereka akan dikarantina di RS Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang.(Kompas.com/Hadi Maulana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sekelompok Orang Berkumpul Dini Hari di Tepi Pantai, Rupanya TKI yang Masuk Lewat Jalur Tikus dan Ditolak Masyarakat"