TRIBUNWOW.COM - Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok berbagi cerita kepada Luna Maya tentang dirinya yang dulu dan sekarang.
Tepatnya setalah dirinya bebas dari jeratan pidana yang membuatnya harus di penjara selama 1 tahun 8 bulan.
Hal itu disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta ini di kanal YouTube Luna Maya, Selasa (14/4/2020).
• Kepada Luna Maya, Ahok Bercerita Perasaannya Bisa Kembali Diberi Momongan: Dulu Gak Punya Kesempatan
Dilansir TribunWow.com, Luna Maya rupanya sudah kenal cukup dekat dengan sosok Ahok.
Dalam obrolan daringnya bersama Ahok, Luna bertanya mengenai beberapa hal baik soal pekerjaannya sebagai Komisaris Pertamina maupun menyinggung kehidupan pribadi Ahok secara langsung.
Pada satu momen, Luna Maya menanyakan bagaimana dan apa perbedaan Ahok yang dulu dan BTP yang sekarang.
"Pak pengen tahu apa sih bedanya pak Ahok sama bapak BTP, bedanya bapak dulu dengan sekarang?" tanya Luna.
Dari satu pertanyaan Luna Maya tersebut Ahok lalu bercerita cukup panjang tentang dirinya.
Secara blak-blakan Ahok menyampaikan bahwa dulu dirinya merupakan sosok yang tidak bisa menikmati hari ini.
Dalam arti pikirannya disibukkan untuk mengkhawatirkan hal-hal yang akan datang dan belum tentu terjadi.
Pengalaman di dalam penjara awalnya membuat Ahok stres dan tertekan.
Sosok yang biasanya berpikir dan melakukan banyak hal dengan cepat seketiga tidak bisa melakukan hal itu lagi.
"Ya setelah di kurung, kalau dulu tuh saya enggak bisa nikmatin hari ini tahu enggak," terang Ahok.
"Saya itu orangnya skip, loncat, tapi waktu saya ditahan itu enggak bisa lakukan banyak hal, mikirin banyak hal, enggak bisa lakukan dengan cepat enggak bisa kontak orang dengan cepat itu sangat stres ketekan," tambahnya.
• Ditanya Luna Maya soal Work from Home, Ahok Bersyukur: Kayaknya Ini Lebih Enak daripada Mako Brimob
• Bagikan Video saat Bermain dengan Bayinya, Ahok: Bersyukur Dikasih Kesempatan Lihat Yosafat Tumbuh
Dari sana, penulis buku Panggil Saya BTP ini kemudian belajar bahwa setiap hari pasti mempunyai kesulitannya sendiri.