"Tapi momen pahit yang tak pernah terlupakan itu sat gue atau pun istri gue, kita melakukan kesalahan yang dia itu bukan tidak bisa menerima, tapi mau memaafkan," ujar Raffi.
"Kesalahannya bukan kesalahan yang kecil ya, mungkin di dalam rumah tangga itu kesalahan yang tidak wajar," tambahnya.
Bagi Raffi Ahmad, yang terpahit adalah ketika dirinya tahu betul apa yang dilakukan sangat menyakitkan bagi istrinya namun selalu dirinya selalu di maafkan.
Hal itu terkadang membuatnya sadar bahwa ada orang yang bisa memeluk kesalahaannya selain ibundanya.
Kepahitan-kepahitan seperti itu membuat Raffi sadar bahwa ternyata cinta sang istri sangat tulus dan besar.
"Saat kita tahu itu salah dan menyakitkan, tapi istri kita dan dia memaafkan, di momen itu yang kita tahu 'Gila ternyata selain ibu kita dia yang bisa menerima'," tutur Raffi Ahmad.
"Kita kan punya hati, oh ternyata dia itu cinta banget sama kita, gitu," tandasnya. (TribunWow.com/Brigitta Winasis/Rilo)