Virus Corona

Pertama Kali Umumkan Status KLB, Kota Solo Kini Nol Pasien Virus Corona, Ini 4 Faktanya

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Daftar kota paling layak huni di Indonesia

Diketahui pasien yang meninggal dan pasien yang masih diisolasi tersebut tidak memiliki riwayat pergi keluar negeri, hanya menghadiri seminar di Kota Bogor, Jawa Barat pada Selasa (25/2/2020) hingga Jumat (28/2/2020).

"Dua pasien itu sama-sama datang ke acara seminar di Bogor," ujar Harsini.

Ia menjelaskan, dua pasien tersebut mengeluhkan batuk, pilek hingga demam, sehari berselang sepulang dari Bogor.

Hasil tes laboratorium baru diumumkan pada Jumat (13/3/2020), dan dari hasil tersebut, kedua pasien dinyatakan positif Virus Corona.

2. Wali Kota Tetapkan Solo KLB

Mendengar ada dua warganya yang positif Virus Corona, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo langsung melakukan rapat di Gedung Loji Gandrung, pada Jumat (13/3/2020) malam.

Pertemuan tersebut membahas mengenai langkah-langkah pencegahan dan menetapkan sejumlah aturan termasuk status KLB di Solo tersebut.

Status tersebut mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh pemerintah yang memprioritaskan penanggulangan persebaran virus.

Kota Solo KLB Corona, Siswa SD dan SMP Diliburkan 14 Hari, SMA Masih Masuk

"KLB ini jangan dimaknai negatif. KLB ini dimaknai keseriusan Pemkot Surakarta untuk menangani dan menyampaikan kepada masyarakat. Pemkot Surakarta mau dan mampu menangani dan mencegah Virus Corona," ujar Rudy.

Dengan adanya status KLB ini, Rudy menetapkan beberapa aturan antara lain agar sekolah-sekolah ditutup selama 14 hari, ruang publik dan tempat wisata tutup serta segala aktivitas yang mengundang kerumunan orang dibatalkan atau ditunda.

Berikut poin-poin kesimpulan rapat koordinasi antisipasi corona di Solo:

  1. Kota Surakarta dinyatakan KLB Corona,
  2. CFD ditiadakan sampai batas waktu yang tidak ditentukan,
  3. Murid-murid sekolah mulai TK s/d SMA baik negeri dan swasta belajar di rumah,
  4. Pentas wayang orang Sriwedari, kethoprak diliburkan,
  5. Kegiatan olahraga di GOR Manahan dan Sriwedari ditutup,
  6. Destinasi dan transportasi pariwisata ditutup,
  7. Upacara dan apel bersama di Balai Kota ditiadakan,
  8. Event-event olahraga dan budaya dibatalkan/ditunda,
  9. Kegiatan kunker dan penerimaan kunker dibatalkan,
  10. Lomba kelurahan ditunda sampai dua minggu ke depan,
  11. Musrenbang RKPD ditunda selama dua minggu, 12. Mal dan pasar harus sediakan tempat cuci tangan dan sabun,
  12. Pemusnahan kelelawar, kalong dan codot di Pasar Depok, dan
  13. Untuk sementara hindari salaman dan cipika cipiki.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Solo langsung melakukan penelusuran kepada orang-orang yang pernah berinteraksi dengan dua pasien tersebut.

Hasilnya, 62 orang termasuk petugas kesehatan yang pernah berinteraksi akan menjalani karantina selama 14 hari.

62 orang tersebut yakni 16 orang tenaga kesehatan RS Dr Oen Kandang Sapi, 15 orang tenaga kesehatan RS Dr Oen Solobaru, 6 orang tenaga kesehatan dari Klinik Mojosongo, 12 orang keluarga pasien, 6 orang kontak dekat dengan pasien meninggal dan 7 orang karyawannya.

Adapun 4 toko yang pernah disinggahi oleh penderita Covid-19 tersebut juga ditutup sementara waktu.

Debat Saling Tunjuk dengan Haris Azhar soal Kredit Ojol, Fadjroel Akhirnya Pilih Diam dan Buka HP

Halaman
1234