"Betul sudah setelah di sini terus ribut itu, ini hanya untuk Covid ribut lagi kan terus dikoreksi," kata Imam.
Meski demikian, bank-bank kini sudah menginformasikan bahwa aturan Jokowi soal penangguhan kredit benar adanya.
Imam menyebut jangan sampai mekanisme kebijakan tersebut terlambat lagi hingga menimbulkan kesalahpahaman.
• Jelaskan Protokol Penggunaan Masker dengan Benar, dr Erlina: Jangan Merasa Aman setelah Lepas Masker
"Nah sekarang dapat WA juga, BNI, bank ini, bank ini, langsung tenang lagi."
"Poin Anda adalah sebetulnya sudah ada respon yang baik, tapi ke depan ini termasuk yang baru saja di pidato kan tadi jangan sampai diulangi lagi kelambatan di bawah karena kalau kelambatan itu di bawah karena kalau terlambat tadi menimbulkan masalah," saran Imam.
Lalu, ia memberi contoh agar jangan sampai masyarakat salah paham lagi terkait pembebasan biaya listrik selama tiga bulan.
"Ada pertanyaan ini yang mau digratiskan tiga bulan apa household 450, itu yang pake token enggak termasuk karena pertanyaan."
"Kalau itu nanti jawabannya enggak yang hanya, yang bukan pakai token itu ribut lagi," ungkap Imam.
Lihat videonya mulai menit ke-25:00:
Haris Azhar Ungkap Nasib Kalangan Bawah akibat Virus Corona
Haris Azhar mengungkapkan kondisi masyarakat kalangan bawah setelah Virus Corona masuk di Indonesia.
Dilansir TribunWow.com, Haris Azhar menyebut banyak warga yang terpaksa tetap bekerja di tengah wabah Virus Corona.
Ia menjelaskan, warga terpaksa tetap beraktivitas di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan hidup meskipun sebanarnya takut tertular Virus Corona.
• Viral Video Puluhan Jenazah Pasien Covid-19 Diangkat ke Truk Pendingin dengan Alat Pengakut Barang
• Alumnus Matematika UI Prediksikan Kapan Waktu Pandemi Corona Berakhir di Indonesia, di Akhir Mei
Hal itu disampaikan Haris Azhar melalui tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (31/3/2020).
"Pertama, kalau saya mau bilang sama ngelihat tadi bapak-bapak asongan itu sebetulnya ada semacam fakta yang tidak terbahasakan kira-kira," ucap Haris.