TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sebanyak 125 ribu rapid test.
Nantinya, seluruh rapid test itu akan didistribusikan ke-34 provinsi seluruh Indonesia.
Dilansir oleh Tribunnews.com, iformasi itu disampaikan oleh Yurianto di kantor Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) Jakarta, Selasa (24/3/2020).
"Saat ini kami sudah mendistribusikan 125 ribu kit untuk pemeriksaan cepat yang didistribusikan di 34 provinsi," kata Yurianto.
• Viral Plastik Pembungkus Jenazah PDP Corona Dibuka Keluarga, Jubir Covid-19: Kita Tak Bisa Apa-apa
Yurianto menyerahkan sepenuhnya kepada daerah untuk mengatur siapa saja yang akan dilakukan tes menggunakan rapid test tersebut.
• Gaji Dibayar Hanya 50 Persen, Ribuan Karyawan Pabrik di Magetan Unjuk Rasa di Tengah Virus Corona
Meski begitu, ia menyarankan agar prioritas tes dilakukan untuk orang yang pernah kontak dengan pasien positif dan tenaga medis yang menangani pasien positif.
Ia juga menyebut, pemerintah akan segera mendatangkan rapid test yang lebih banyak.
Sehingga, tes dapat dilakukan berdasarkan wilayah yang dianggap menjadi pusat penularan.
"Pengiriman berikutnya akan berbasis pada daerah di mana kasus ini ditemukan dan kemudian kita anggap sebagai daerah yang berpotensi sebagai munculnya penularan," kata Yurianto. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Pastikan 125 Ribu Alat Rapid Test Didistribusikan ke 34 Provinsi