Diberitakan sebelumnya, dua orang pasien dalam perawatan (PDP) virus corona di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya malah dijadikan tontonan puluhan warga saat hendak dikarantina di ruang isolasi khusus pada Jumat (20/3/2020) pagi.
Warga dengan sengaja mendekati dan mengabadikan dua pasien PDP melalui ponselnya saat dibawa tim medis berpakaian hazmat dengan helm lengkap.
• Klarifikasi Jokowi soal Chloroquine Jadi Obat Corona: Memang Obat Covid-19 Ini Belum Ada
Mereka seolah-olah tidak takut mendekati pasien PDP corona itu tanpa alat pelindung diri (APD) atau hanya masker mulut.
Penyebaran virus corona di wilayah Kota Tasikmalaya diketahui terus mengalami peningkatan dan perlu kewaspadaan masyarakat setempat selama ini.
Tercatat sampai Minggu (22/3/2020), jumlah status pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 4 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 66 orang.
Padahal dua hari sebelumnya pada Jumat (20/3/2020) lalu, tercatat hanya 2 PDP dan 41 berstatus ODP. (Kompas.com/ Irwan Nugraha)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Wali Kota Tasikmalaya, Keliling Orasi karena Jengkel Warganya Sepelekan Corona"