TRIBUNWOW.COM - Warga yang bermukim di Jalur 8 Kecamatan Muara Telang Banyuasin geger dengan penemuan mayat ibu dan anak yang bersimbah darah di kediamannya.
Peristiwa tragis itu dialami oleh Leni dan Andini.
Keduanya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa Minggu (22/3/2020) oleh Anwar yang tak lain adalah kakak kandung korban Leni.
• Peringatan Dini BMKG Hari Ini, Senin 23 Maret: Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
Warga Desa Jalur 8 Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan itu ditemukan oleh keluarganya yang merasa curiga sebab korban tak kunjung keluar dari rumah.
"Biasanya, subuh adik saya itu (Leni) sudah buka pintu. Tapi sampai matahari sudah terang, kok pintu rumahnya tidak terbuka," kata kakak korban, Anwar (30) saat ditemui di depan Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.
Berikut fakta-fakta yang dirangkum oleh Tribunsumsel.com :
Kronologi
Anwar kakak kandung korban curiga rumah yang dihuni Leni dan anaknya tak kunjung dibuka meski sudah siang
Saat itu ia mendapati pintu rumah adiknya itu keadaan terkunci.
Namun jendela samping rumah sudah dalam kondisi tercongkel dari luar.
"Dari situ saya curiga dan langsung ngajak orang lain untuk cek ke dalam," ujarnya.
Kemudian, Anwar dibantu warga mencoba masuk ke dalam rumah melalui jendela yang sudah tercongkel.
Betapa terkejutnya ia saat melihat sang adik dan keponakan sudah dalam kondisi mengenaskan tertelungkup bersimbah darah di dalam kamar.
• Prihatin Virus Corona Semakin Mewabah, Ashanty Sebut akan Sumbangkan 200 Pack Ayam Setiap Hari
Andini Sempat di Bawa ke RS
Andini, putri Leni, masih dalam keadaan hidup dan segera di bawa ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang untuk mendapat pertolongan.