Virus Corona

Enggan Jawab soal Kabar Kematian 2 Tenaga Medis yang Tangani Corona, Menkes Terawan: Ranah Jubir

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto sempat ditanya wartawan terkait adanya kabar petugas kesehatan yang meninggal akibat merawat para pasien Virus Corona.

Hingga, Minggu (22/3/2020) siang, tercatat sudah ada 38 kematian dari 450 kasus postif Virus Corona. 

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Kamis (19/3/2020), Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr Panji Hadisoemarto MPH mengaku tak terkejut.

Panji menduga hal itu terjadi karena kemungkinan Indonesia mengalami under diagnosis atau tak terdeteksi.

Ia mengatakan, jika kasus bergejala ringan banyak ditemukan maka presentase kematian akan menurun.

Kemungkinan, orang-orang yang meninggal itu hanya menampakan gejala Covid-19 yang ringan.

"Jadi, ada kasus infeksi Covid-19 yang tidak terdeteksi atau terdiagnosis. Mungkin karena sakitnya ringan, mungkin karena RS atau dokternya belum aware kalau itu kemungkinan Covid-19, dan sebab lain."

"Sebagian di antara yang tidak terdiagnosis ini juga mungkin meninggal," ujar Panji saat dihubungi Kompas.com, Rabu (18/3/2020).

• Jokowi Pastikan Rapid Test Corona Mulai Sore Ini di Jakarta Selatan: Didatangkan dari Rumah ke Rumah

Menurut dia, angka kematian yang cukup banyak di Indonesia bukan karena virusnya sangat membahayakan.

Namun, cara mendeteksi atau menemukan penderita covid-19 kurang maksimal.

"Jadi proporsi yang meninggal saya rasa enggak setinggi itu. Dengan kata lain, angka kematian tinggi mungkin bukan karena virusnya lebih ganas, tapi kitanya yang kurang 'ganas' mencari orang-orang yang sakit Covid-19," lanjutnya.

Menurut dia, saat ini tak ada angka yang benar-benar dapat dipastikan terkait Virus Corona.

Lalu, ia memprediksi bahwa covid-19 di Indonesia akan tetap meningkat bahkan bisa pesat.

Namun, menurutnya ada tiga faktor untuk menurunkan tingkat kematian covid-19 di Indonesia.

Pertama, dia mengungkapkan sebarapa banyak orang lansia yang terjangkit, jika memang banyak maka angka kematian bisa lebih banyak.

"Kalau lansia banyak yang sakit, ya angka kematian bisa tinggi," ungkap dia.

• Ekonomi Menurun akibat Corona, Haris Azhar Malah Singgung Airlangga Hartanto: Kerja Keras Dong

Halaman
1234