Virus Corona

Viral Foto Biaya Tes Virus Corona Capai Jutaan Rupiah, Dirut RS Unair Membantah dan Beri Penjelasan

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral foto biaya tes Virus Corona dan klarifikasi pihak RS Unair.

"Dan kemudian disepakati oleh semua ahli yang ada, sehingga nanti hasilnya juga, istilahnya ya patenlah."

"Sekarang dalam proses perancangan di proposal, atau perancangan di metode penelitiannya kemudian nanti akan lanjut ke proses laboratorium," imbuhnya.

Pihak Unair mengaku optimis akan segera mengantongi izin dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, sehingga pengembangan vaksin tersebut bisa segera diselesaikan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui panggilan video, Nasih mengungkapkan bahwa penelitian tersebut dilakukan bersama ahli dari sejumlah Kementerian.

"Berkaitan dengan Vaksin Corona, tentu kami tidak bekerja sendiri, kami bersama-sama dengan kawan-kawan di Kemenkes (Kementerian Kesehatan), Ristekbrin (Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia), dan kawan-kawan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sekarang ini sedang berada dalam konsorsium untuk mecari solusi, dalam arti mencari obat yang paling cepat dan paling mujarab," jelas Nasih.

Nasih juga menerangkan bahwa dalam melakukan penelitian tersebut, pihaknya menggunakan teknologi artificial intelegent dan optimis dapat segera menyelesaikan tahapan saat ini. 

"Ada beberapa pendekatan yang sudah kita jajaki, dan pendekatan yang nampaknya mungkin paling cepat adalah dengan menggunakan artificial intelegent , dengan bioinformatik, metodenya dengan molekuler docking," kata Nasih.

"Yang ini nampaknya kami optimis dalam waktu tiga atau empat bulan kami sudah bisa menemukan molekul-molekul yang dibutuhkan, untuk anti virusnya untuk bisa kita uji cobakan pada hewan dan kemudian nanti pada manusia,"

"Ini perkembangan akhir di Universitas Airlangga," pungkasnya.

Nasih juga menyebutkan adanya metode lain, yaitu untuk melemahkan virus dan membuatnya menjadi antivirus itu sendiri, namun tahapannya akan sangat panjang.

Ia menyebutkan proses bioinformatik yang digunakan akan lebih cepat mengasilkan antivirus yang bisa segera diproduksi dan digunakan untuk menyembuhkan Covid-19.

Lihat tayangan selengkapnya mulai dari menit pertama.

(TribunWow.com)