Virus Corona

Sosok Dokter Handoko yang Semangat Obati Pasien Virus Corona walau Usianya Tak Lagi Muda

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

dr. Handoko Gunawan

TRIBUNWOW.COM - Upaya pemerintah melawan Virus Corona, tidak terlepas dari peran tenaga medis yang melakukan perawatan di rumah sakit.

Satu di antaranya adalah dr. Handoko Gunawan, Sp.P yang turut berjuang melawan virus yang bermula dari Kota Wuhan, Hubei, China. 

Di usianya yang senja, dokter spesialis paru-paru ini tak gentar berhadapan dengan Virus Corona.

Redam Dampak Virus Corona, Amerika Serikat Bakal Gelontorkan Uang ke Warganya

Dilansir TribunMedan.com, semangat dokter ini pun menjadi perbincangan para warganet di berbagai media sosial.

Kabar terkait dokter tersebut bermula dari unggahan warganet di akun Facebook bernama Noviana Kusumawardhani pada Selasa (17/3/2020).

Dalam unggahannya itu, dirinya meminta masyarakat untuk mendoakan sang dokter sehingga tetap sehat dalam menjalankan tugasnya.

Noviana menceritakan, dokter berusia 80 tahun itu rela bekerja hingga jam 3 pagi demi mengobati para pasien.

Tindakan sang dokter juga sempat ditentang oleh anak-anaknya lantaran usianya.

Akibat Corona, Effendi Gazali Imbau Publik Stop Bicarakan Ibu Kota Baru: Kesannya Asal Bapak Senang

Namun, dr Handoko menolak untuk berhenti.

Dirinya bahkan tak masalah bila meninggal dunia.

"Boleh tolong bantu juga doakan salah satu dokter yg handle covid dokter Gunawan ahli paru di Graha Kedoya usia sdh mendekati 80.

Saat ini beliau terus kerja sampai jam 3 pagi karena dokter yg muda banyak yg takut. Anak anaknya udah saranin jgn ikut terjun krn sudah tua tp katanya kalau dia mati jg gpp.

Mestinya kita mulai start berita2 spt ini ya drpd nebarin ketakutan terus.

Beliau adalah dokter Handoko Gunawan, dokter spesialis penyakit paru di RS Graha Kedoya.

Alumni SMAK I. Pengabdiannya luar biasa utk kemanusiaan. #pahlawancovid19," tulisnya.

Siaga Lonjakan Pasien Positif Corona, Ini Strategi Achmad Yurianto, Optimis Bulan April Terkendali

Halaman
12