Virus Corona

Pasien Virus Corona dari Klaster Tabligh Akbar di Malaysia Bertambah, 3 WNI Ikut Tertular

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang jemaah memakai masker saat memasuki masjid setelah adanya seorang warga Malaysia yang menghadiri acara Tabligh Akbar di Masjid Tersebut positif terjangkit Virus Corona.

TRIBUNWOW.COM - Jumlah pasien terinfeksi Virus Corona dari acara Tabligh Akbar yang diadakan di Malaysia terus bertambah.

Tercatat hingga kini ada total 61 kasus yang beberapa di antaranya diketahui berkebangsaan Indonesia.

43 kasus diketahui berasal dari Malaysia, 16 kasus di Brunei,dan 2 kasus di Singapura.

Virus Corona Menyebar di Acara Tabligh Akbar di Malaysia, 696 WNI Jadi Peserta

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring pemeriksaan yang tengah dilakukan.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan YouTube tvOneNews Minggu (15/3/2020), dalam daftar yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Malaysia, terdapat 3 WNI di Malaysia yang positif terjangkit diduga setelah mengikuti acara tersebut.

Namun hingga kini pihak KBRI Malaysia mengaku belum mendapat keterangan resmi dari otoritas terkait.

Kementerian Kesehatan Malaysia juga masih enggan memberikan konfirmasi, dan mengaku sedang terus melakukan penelusuran serta pemeriksaan.

Diketahui bahwa acara tersebut dihadiri oleh sekitar 10.000 orang dari berbagai negara.

Program tersebut digelar di Masjid Seri Petalling, Kuala Lumpur pada Kamis (27/3/2020) hingga Minggu (1/3/2020).

Disinyalir terdapat lebih dari 600 jemaah asal Indonesia juga hadir dalam acara keagamaan itu.

Tabligh Akbar di Malaysia Disebut Jadi Penyebab Penyebaran Virus Corona, Ini Jawaban Pengurus Masjid

Sejumlah jemaah tersebut datang langsung dan telah kembali ke Indonesia seusai acara.

Mereka datang dari sejumlah daerah di Indonesia dan hingga kini belum teridentifikasi keberadaannya.

Dilansir TribunWow.com dari bebasnews.my pada Jumat (13/3/2020) panitia penyelenggara acara telah merilis data kehadiran sejumlah peserta yang berasal dari 25 negara tersebut.

Dicatat bahwa 5.000 orang peserta dikatakan berasal dari Malaysia, 696 peserta berasal dari Indonesia, 215 orang berasal dari Filipina, 132 orang berasal dari Thailand, 130 orang berasal dari Vietnam,dan 95 orang diketahui berasal dari Singapura.

Antisipasi Virus Corona, Salat Jumat di Perlis Malaysia Ditiadakan, Diganti Salat Zuhur di Rumah

Sementara itu, 79 orang dicatat merupakan warga negara Kamboja, 74 orang berasal dari Brunei, 35 orang dari Cina, 18 orang datang dari India, 9 orang dari Bangladesh.

Halaman
12