Terkini Daerah

Remaja Bunuh Bocah di Jakpus, Pakar Psikologi Ungkap Tingkat Kecerdasan Pelaku: Di Atas Rata-rata

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri dalam saluran YouTube metrotvnews, Minggu (8/3/2020).

"Bahwa dia mengaku telah membunuh seorang anak kecil di rumahnya. Dan jenazahnya disimpan di lemari."

Menanggapi laporan tersebut, kepolisian lantas mengantarkan NF pulang.

Saat itu, polisi juga langsung memeriksa di sekitar lokasi dan menemukan sesosok mayat di dalam lemari.

"Setelah itu Polsek Taman Sari mengantar ke rumahnya ternyata masuk ke wilayah Sawah Besar," jelas Heru.

"Apa yang disampaikan bahwa dia tekah menaruh jenazah di dalam lemari di kamar tidurnya, dicek oleh Kapolsek dan ternyata benar ditemukan jasad seorang perempuan sekitar umur 5 tahun."

• Polisi Keheranan Dengar Pengakuan Remaja yang Bunuh Balita dan Simpan Jasad di Lemari: Ini Unik

Menurut Heru, NF sama sekali menyesali perbuatan keji yang dilakukan.

NF bahkan disebutnya secara konsisten mengaku tak menyesali pembunuhan tersebut.

"Hasil interogasi kami dari hari kemarin dan hari ini kami juga langsung berkomunikasi dengan pelaku," ujar Heru.

"Kita tanyakan 'Apakah kamu menyesal dengan perbuatan ini?' Dia konsisten menjawab tidak," sambungnya.

Tak hanya itu, remaja 15 tahun itu bahkan disebutnya merasa puas setelah membunuh bocah 6 tahun.

"Dan bahkan 'Bagaimana perasaanmu pada saat kamu melakukan selesai melakukan pembunuhan?," terang Heru.

"Pelaku ini menjawab dengan tegas, 'Saya puas biasa-biasa aja pak enggak ada masalah'."

Meskipun baru berusia 15 tahun, NF juga menurutnya menyadari betul telah melakukan pembunuhan.

"Sadar karena saya tanya 'Kamu melakukan ini ngerti enggak'," ujar Heru.

"'Ngerti pak'," ucapnya menirukan NF.

(TribunWow.com/Jayanti Tri Utami)