Terkini Nasional

Akui Tak Kenal Tiket Kekinian, Ruth Stefanie Kapok Sembarangan Terima Endorse: Harus Lebih Selektif

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ruth Stefani saat keluar dari Ruang Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (5/3/2020).

Ruth Stefanie: Mungkin karena Saya Masih Awam

Stefanie mengakui, kala itu ia masih belum mengerti perihal agen travel.

"Mungkin karena saya masih awam ya, saya juga enggak tahu soal agen travel itu apa," kata Stefanie.

Ruth Stefani saat menunggu di Lobby Ditreskrimsus Polda Jatim (Tribunjatim/Luhur Pambudi)

Ia mengatakan bisa percaya, dan mau menjalani kerja sama dengan agen travel @tiketkekinian, lantaran memeriksa testimoni milik mereka.

Beranjak dari situ, Stefanie merasa bahwa agen travel @tiketkekinian dapat dipercaya.

"Jadi saya begitu ada tawaran, saya cuman cari tahu testimoninya doang, terus saya merasa dia benar-benar real, dan trusted, akhirnya saya menerima tawaran tersebut," kata Stefanie.

Stefanie mengakui hanya mempromosikan agen travel @tiketkekinian melalui akun sosial media miliknya.

Ia menegaskan tidak memperkenalkan agen travel @tiketkekinian kepada teman-teman dekatnya.

Akun instagram milik Stefanie, @ruthhstefanie diketahui memiliki 904 ribu followers.

Diperiksa sebagai Saksi

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudho mengatakan seluruh artis yang terlibat dalam endorse, diperiksa statusnya sebagai saksi.

"Dalam proses pemeriksaan ini, semua statusnya adalah saksi, baik AW ataupun RS," kata Kombes Pol Trunoyudho.

"Kemudian keduanya sekira pukul setengah lima, selesai proses penyidikan," lanjutnya.

Pertanyaan yang diajukan membahas seputar sistem endorse yang dilakukan oleh artis-artis tersebut, dan apa saja imbalan yang mereka dapat.

"Beberapa pointers yang ditanyakan tentu terkait dengan bagaimana sistem endorse yang dilakukan masing-masing public figure, terkait dengan empat tersangka, dan tawaran apa yang diterima, dan kemudian fasilitas apa yang diterima, sudah dijelaskan kepada penyidik," paparnya.

Halaman
123