Lantas, pria asal Manado ini justru menyamakan masalah tersebut dengan Presiden Amerika Serikat sekarang, Donald Trump dibandingkan dengan para mantan presiden terdahulunya, Abraham Lincoln hingga George Washington.
Sehingga, ia menilai bahwa kesalahan justru terletak pada orang yang melakukan hasil survey.
"Karena enggak masuk akal itu sama seperti bilang Donald Trump lebih populer dari Abraham Lincoln atau George Washington itu hancur pikiran orang, hancur sebenarnya pikiran surveyor," protesnya.
Lihat videonya mulai menit ke-2:50:
Fadli Zon Kasihan pada Jokowi
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengaku senang dengan hasil survei elektabilitas sejumlah tokoh untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Namun, Fadli Zon juga mengaku sedih dengan hasil survei tersebut.
Hal itu diungkapkan Fadli Zon saat menjadi narasumber di acara Dua Sisi Tv One pada Jumat (28/2/2020).
• Terkait Virus Corona, Rocky Gerung Kritik Staf Millenial Jokowi: Diem Enggak Tahu Mau Ngapain
Mulanya Fadli Zon mengatakan, dirinya memang senang dengan hasil survei yang dilakukan Indo Barometer.
Di posisi tiga teratas, semuanya merupakan tokoh-tokoh yang erat kaitannya dengan Partai Gerindra.
"Tentu kalau saya sih senang sekali, Pak Prabowo di urutan pertama. Itu adalah Ketua Umum Gerindra," ujar Fadli Zon.
"Pak Anies Baswedan di urutan kedua, itu adalah gubernur yang diusung oleh kami."
"Nomor tiga Pak Sandiaga Uno juga waktu Wakil Gubernur dan Calon Wakil Presiden, jadi ini kayak all Indonesia finale," sambungnya.
Namun, di satu sisi ia merasa kasihan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pasalnya, survei dilakukan di saat Jokowi belum lama menjabat sebagai presiden pada masa jabatan 2019-2024.