TRIBUNWOW.COM - Menjelang Liga 1 2020, winger Bhayangkara FC, Ruben Sanadi berbicara mengenai persaingan ketat di kompetisi utama tersebut.
Sebanyak 4 klub disebutkan Ruben Sanadi akan menjadi lawan yang berat untuk Bhayangkara FC.
Menurutnya, 4 klub tersebut selain dipenuhi pemain yang apik juga telah melakukan persiapan yang matang.
Sementara itu diketahui, Bhayangkara FC akan mengawali Liga 1 2020 melawan klub promosi, Persiraja Banda Aceh, Sabtu (29/2/2020).
• 6 Fakta Persebaya Surabaya Jelang Liga 1 2020, Tanpa Bek Asing hingga Rekrut 2 Pemain Tim Rival
Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id, Jumat (28/2/2020), Ruben Sanadi menyebut Bali United, Persija Jakarta, dan Persipura Jayapura akan menjadi hambatan berat untuk timnya.
Selain itu, mantan klub yang pernah dibelanya, Persebaya Surabaya, juga termasuk dalam ujian berat Bhayangkara itu.
Ruben Sanadi menjelaskan bahwa mantan klubnya tersebut saat ini punya skuat yang matang dan cukup merata.
Gaya permainan Bajol Ijo juga tidak berubah meski sejumlah pemain harus dirotasi.
Terbukti, Persebaya Surabaya keluar sebagai juara Piala Gubernur Jatim 2020.
• Persebaya Surabaya Vs Persik Kediri, Aji Santoso Sudah Siapkan Strategi saat Hadapi Tim Tamu
Kemudian ada Bali United, yang memiliki reputasi juara bertahan Liga 1 2019.
Kualitas pemain serta permainan skuat Stefano Cugurra 'Teco' juga tidak perlu dipertanyakan lagi.
Selain itu, Ruben Sanadi menyebut Persija Jakarta termasuk tim yang bakal merepotkan lantaran musim lalu tidak finis dengan mulus.
Sehingga, tentu perkembangan banyak dilakukan Macan kemayoran untuk memperbaiki performa mereka.
Perombakan besar-besaran dalam manajeman Persija Jakarta juga merupakan faktor utama, seperti mendatangkan para pemain yang apik.
"Persebaya Surabaya, Bali United, dan Persija Jakarta, mereka punya skuad yang bagus," ujar Ruben Sanadi.
• Jadwal Live Indosiar Liga 1 2020 Pekan 1: Persebaya Vs Persik, Persija Vs Borneo, Persib Vs Persela
Tak hanya itu, pemain asal Papua itu juga menyinggung Persipura Jayapura yang dikenal sebagai mesin pencetak pemain bintang.
"Persipura dan tim di Indonesia lain sebenarnya siap, siapa pun yang muncul pun sangat bagus juga," ucap Ruben.
Meski begitu, 4 klub tersebut tak membuat Ruben Sanadi gentar menghadapi Kompetisi Liga 1 2020.
Dirinya kini hanya ingin fokus memperkuat Bhayangkara FC dan membantu mempersembahkan gelar juara.
"Persaingan antar klub jatim luar biasa, semua merata. Yang penting siapa yang siap, dia yang juara," tegasnya.
"Banyak tim yang target juara tetapi yang penting jangan melihat tim-tim luar," lanjutnya.
"Kami lihat tim sendiri dulu bagaimana konsisten dan bekerja keras dalam tim," tambah Ruben.
• Jelang Liga 1 2020, Sejumlah Klub Saling Intip Kekuatan Lawan, Arema FC, Borneo hingga Persija
Tidak Ada Pemain Bintang di Bhayangkara FC
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster tegaskan bahwa tidak ada pemain bintang dalam timnya.
Pelatih asal Irlandia Utara itu bahkan tak ingin timnya disemati dengan sebutan 'The Dream Team'.
Sebutan 'The Dream Team' memang muncul setelah Bhayangkara FC banyak memboyong pemain berlabel bintang.
Nama-nama besar seperti Andik Vermansah, Ezechiel N'Douassel, dan Renan Silva menjadi rekrutan tim yang bermarkas di Jakarta Selatan itu.
“Saya lelah soal orang-orang bilang tim kita tim bintang, saya tegaskan di sini, tidak ada pemain, kita tidak punya pemain bintang, di sini adalah tentang tim, itu yang terpenting,” kata Munster dikutip TribunWow.com dari laman liga-indonesia, Jumat (28/2/2020).
• 5 Kandidat Kapten Persib Bandung untuk Memimpin Liga 1 2020, Ada 2 Nama Pemain Asing
Paul Munster mempertanyakan, kenapa label tersbeut diberikan kepada Bhayngkara FC saja.
Padahal, klub-klub seperti Persipura Jayapura, Bali United dan Persija justru yang sebenarnya penuh dengan pemain bintang.
Terakhir, Paul menegaskan bahwa di tidak ada pemain bintang di timnya.
Pihaknya lebih mementingkan tim daripada kompetensi tiap pemain.
“Saya tidak tahu dari mana label itu datang kepada Bhayangkara FC, saya tidak dengar label itu ada di Bali United, Persipura, Persija," lanjutnya
“Di sini tidak ada pemain bintang, kalau orang mengerti ini lah Bhayangkara FC yang lebih mementingkan tim dibandingkan pemain dan mereka tidak tahu itu,” tegasnya.
(TribunWow.com/Rilo)