Banjir di Jakarta

Bahas Banjir, Sekda DKI Buat Penonton Tertawa karena Sampaikan Jawaban 'Nyeleneh', Lihat Reaksinya

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah dalam acara Mata Najwa, Rabu (26/2/2020). Saefullah beberapa kali memberikan jawaban yang 'nyeleneh' dari pertanyaan yang diajukan.

TRIBUNWOW.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengundang gelak tawa penonton Mata Najwa, Rabu (26/2/2020).

Dilansir TribunWow.com, saat menjadi bintang tamu dalam acara tersebut, Saefullah beberapa kali memberikan jawaban yang 'nyeleneh' dari pertanyaan yang diajukan.

Mulanya, Saefullah menyinggung masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Bela Anies Baswedan yang Dikritik karena Banjir, Sekda DKI: Baru Start Sempritnya Banyak Banget

Jakarta Banjir, Sekda DKI dan Politisi PSI Debat di Mata Najwa, Justin Adrian: Dikerjain Dong Bos

Pernyataannya itu disampaikan terkait dengan banjir yang melanda wilayah Jakarta.

"Beliau belum berakhir, kita terima kasih dikasih info di tengah jalan seperti ini," ucap Saefullah.

"Beliau masih 3 tahun, baru start ini."

Menurut Saefullah, terlalu banyak kritikan yang diarahkan kepada Anies Baswedan di masa kepemimpinan yang belum terlalu lama.

"Baru start kok sempritnya banyak banget, semprit kiri, semprit kanan, semprit atas," ucapnya.

Pernyataan Saefullah itu pun langsung ditanggapi oleh Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Nurmasjah Lubis.

"Lebih baik minta maaf daripada minta izin," sahut Nurmasjah Lubis.

Namun, Saefullah justru gagal paham terhadap pernyataan Nurmasjah Lubis itu.

"Bagaimana pak?," tanya Saefullah.

"Lebih baik minta maaf daripada minta izin," ucap Nurmasjah Lubis mengulangi.

Bukannya paham, Saefullah justru kembali menanyakan maksud ucapan Nurmasjah Lubis.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (26/2/2020). (YouTube Najwa Shihab)

Soal Banjir DKI, Bupati Bogor Jadi Bahan Guyonan Najwa Shihab: Anda Politisi Ngomongnya Malu-malu

Hal itu pun langsung mengundang gelak tawa penonton.

Halaman
1234