"Awalnya kan mau cari daun asam, buat bumbu gangan (makanan khas Belitung) ikan darat, di belakang rumah. Pas kerasa sakit perut mau balik ke rumah kan jauh jadi nyari tempat yang agak siang (terang) nah kesitu lah, pas mau jongkok ngeliat ade kain putih, aku tarik kan arahnya dari lubang," ungkap RM.
Rasa penasaran RM, mebuat terus menarik kain putih lusuh tersebut.
Dari dalam lubang tersebut dia melihat ada beberapa potongan tulang kecil.
"Pertama ngiranya kan tulang ayam tapi bentuknya lain, langsung aku balik lapor ke orang Badan Pengawas Desa (BPD) Mayang, aku bilang aku cuman ngelapor, selanjut dari desa lah," kata RM.
Lokasi ditemukannya tulang belulang tersebut sekitar 200 meter di belakang rumah RM, tepatnya dipinggiran lapangan sepak bola.
Akses menuju lokasi tersebut memang agak sulit karena hanya bisa dilaui dengan jalan kaki bila dari arah belakang rumah RM.
Anggota BPD Mayang, setelah menerima kabar dari RM langsung melaporkan ke Pj Kades untuk ditindak lanjuti berkoordinasi dengan pihak polsek Kelapa kampit.
• Pengakuan Pemuda di Blitar Coba Perkosa Cewek di Kos: Saya Dijanjikan Perempuan oleh Ibu Kos
Warga Geger Penemuan Kerangka
Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur digegerkan dengan penemuan diduga kerangka manusia, Minggu (16/2/2020).
Kapolsek Kelapa Kampit Iptu Wawan Suryadinata mengonfirmasi benar telah ditemukan tulang belulang diduga kerangka manusia.
Ia mengatakan, penemuan ini bermula dari seorang warga bernama RM (61) yang ingin mengambil daun salam.
Dari kejauhan ia melihat kain putih kusam. Ia penasaran, lalu ditariklah kain putih tersebut.
Setelah ditarik ada kayu yang mirip nisan.
"Saat itu RM langsung melapor ke desa dan langsung berkoordinasi dengan Polsek Kelapa Kampit," kata Wawan kepada Posbelitung.co, Senin (17/2/2020).
Kepolisian menduga galian tersebut pernah ditarik oleh hewan liar.