"Dan mungkin kalau aku jadi presiden, aku juga seperti Pak Jokowi sekarang."
"Karena aku harus aman kan, setelah aku lengser terus gimana kalau enggak ada dinasti?" ungkapnya.
Menurut pria asal Jember ini, tetap ada kerugian dengan adanya politik dinasti.
Ia tidak bisa lagi menyuruh orang lain tidak melakukan nepotisme.
"Sementara hidup demikian kejam. Tapi maksudku ada kerugiannya, aku punya kerugian aku udah enggak bisa neken kepala desa, neken petinggi, neken lurah, neken gubernur, neken menteri agar tidak nepotisme," pungkasnya. (TribunWow.com/Mariah Gipty)