Kanal

Di ILC, Mahfud MD Singgung Kampanye Pilkada DKI, Bandingkan Pendukung Ahok dengan Anies Baswedan

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (11/2/2020). - YouTube Indonesia Lawyers Club

"Tapi tahun 2019 yang didahului dengan pemilihan gubernur, Pilgub itu memang lalu politik identitas yang muncul, politik keagamaan," terangnya.

"Sebenarnya enggak ada yang punya dasar untuk menyatakan diri paling benar membawa nama agama."

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (11/2/2020). (YouTube Indonesia Lawyers Club)

Di ILC, Sudjiwo Tedjo Blak-blakan Minta Erick Thohir Mundur Jadi Menteri, Karni Ilyas: Usul Dicatat

Ia menilai, politik identitas tak layak digunakan sebagai cara memenangkan Pilkada.

Sebab, menurut Mahfud MD setiap agama memiliki tuntuan masing-masing bagi setiap pengikutnya.

"Oleh sebab itu ke depannya menurut saya paling penting itu bagaimana masalah ideologi diperkuat," kata Mahfud MD.

"Enggak usah lagi politik identitas, karena kalau bicara agama masing-masing punya dalil kok."

Terkait hal itu, Mahfud MD membandingkan pendukung Ahok dengan pendukung Anies Baswedan.

"Kalau pandangannya Ahok yang dianggap tidak Islam dan sambungannya," ujar Mahfud MD.

"Kemudian yang satu, yang Islam Pak Anies dan sambungannya."

Menurut dia, pendukung Ahok maupun Anies Baswedan terdiri dari berbagai agama.

Halaman
1234
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko

Berita Populer