Mulanya, Fachrul Razi tegas membantah rumor pemulangan WNI eks ISIS tersebut.
• Debat soal WNI Eks ISIS, Jawaban Guru Besar UI atas Argumen Fadli Zon Tuai Reaksi dari Penonton
Tak hanya itu, Fachrul Razi juga menyinggung Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT).
"Saya tidak pernah menyatakan BNPT akan memulangkannya," terang Fachrul Razi.
"Saya terkejut juga begitu saya lihat di WA ada dua berita yang berbeda."
Lantas, Fachrul Razi menyebut sejumlah media yang keliru memberitakan isu pemulangan WNI eks ISIS tersebut.
"Satu dimunculkan oleh Tempo, mengatakan saya mengatakan BNPT akan memulangkan 600 WNI yang terlibat ISIS," ucap dia.
"Kemudian yang satu lagi itu Okezone, ini isi beritanya betul tapi judulnya yang enggak betul."
"Judulnya itu dibuat 'Pemerintah merencanakan pemulangan eks ISIS di Timur Tengah'."
Terkait permberitaan tersebut, Fachrul Razi mengaku langsung mengeluarkan rilis resmi.
Menurutnya, dirinya tak pernah sekalipun mengeluarkan pernyataan akan memulangkan WNI eks ISIS dari Timur Tengah.
"Oleh sebab itu kemudian saya keluarkan rilis saya, jadi kalau dibilang ralat bukan ralat," kata Fachrul Razi.
"Saya belum pernah menyatakan sesuatu kok kepada pers, kepada publik."
Lebih lanjut, Fachrul Razi menjawab pertanyaan soal kepastian pemulangan WNI eks ISIS tersebut.
Namun, Fachrul Razi justru meceritakan soal deklarasi Bravo 5 yang diketuai olehnya.
"Bukan, ini ceritanya begini upaya paham, jangan sampai salah menangkap," terang Fachrul Razi.
"Tanggal 1 hari Sabtu kemarin saya Ketua Umum Relawan Bravo 5, kami sepakat Bravo 5 ini menjadi ormas dan mendukung pemerintah."
• Tangis Anak WNI Eks ISIS yang Tak Bisa Pulang ke Indonesia: Saya Tak Tahu Ayah Membawa Kami ke Sini