Pemulangan WNI eks ISIS

Orangtua WNI Eks ISIS ke Jokowi: Mohon Pulangkan, Anak Kami Sudah Menjerit-jerit Minta Pulang

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Putri Wargiyem dibawa kabur menantunya ke Suriah untuk menjadi simpatisan ISIS sejak 2014 silam. Ia pun memohon pada Jokowi untuk memulangkan anaknya.

"Jadi sekarang sering meminta untuk dikirim uang."

"Saya kirim 200 dolar (Rp 2,7 juta), itu sebulan dua kali karena anak saya sudah punya anak dua. Jadi yang boros anak yang kecil-kecil itu," ungkapnya.

Wargiyem pun menuturkan, anaknya hanyalah korban perang yang tidak tahu apa-apa.

Ia mengatakan, anaknya di sana hanya menjadi ibu rumah tangga, masak dan mengurus kedua cucu Wargiyem.

"Saya adalah korban, anak saya juga korban, anak saya tidak tahu apa-apa di situ."

"Jadi anak saya cuma ngurusi popok bayi dan masak," ucapnya.

Wargiyem kemudian meminta kepada Pemerintahan, khususnya Presiden Jokowi untuk memulangkan anaknya ke Indonesia.

"Pemerintahan Pak Jokowi mohon anak kami pulangkan ke Indonesia dengan selamat."

"Mohon, anak kami pulangkan ke Indonesia dengan selamat."

"Anak saya sudah menjerit-jerit minta pulang," terang Wargiyem.

Diketahui, belakangan ramai menjadi perbincangan publik soal wacana pemulangan ratusan WNI eks ISIS.

Namun, terkait dengan hal itu, pemerintah masih belum memutuskan.

Simak videonya di bawah ini:

Pro Kontra Pemulangan WNI Eks ISIS, Akademisi Tawarkan Opsi Ketiga

Wacana pemulangan lebih dari 600 Warga Negara Indonesia (WNI) eks Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) ke Tanah Air menuai polemik dan perdebatan banyak pihak.

Halaman
1234