Virus Corona

Soal Karantina WNI dari Wuhan, Wabup Natuna Ngesti: Warga akan Beri Izin Jika Pemerintah Lakukan Ini

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Ngesti Yuni Suprapti dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (4/2/2020).

"Baik secara fisik maupun psikis karena tidak akan mungkin otoritas China bisa melepaskan mereka ke Indonesia tanpa mungkin mereka bisa sehat," sambungnya.

Terkait hal itu, Ali Ngabalin bahkan menyebut Jokowi sudah memberikan jaminan soal kesehatan 248 WNI dari China.

"Presiden memberikan jaminan itu kepada seluruh rakyat Indonesia," ungkap dia.

"Tidak mungkin presiden akan bisa melakukan satu informasi yang tidak benar kepada rakyat Indonesia."

Melanjutkan penjelasannya, Ali Ngabalin lantas mengimbau masyarakat untuk tak mengucilkan 248 WNI dari Wuhan.

"Karena itu, insya Allah sampai dengan observasi ini, dengan 14 hari ini begitu selesai kemudian mereka kembali ke rumah," terang Ali Ngabalin.

"Mereka kembali ke kampung, mereka kembali ke keluarganya, sama sekali anak-anak dan masyarakat WNI yang diobservasi ini jangan pernah dilihat dengan mata sebelah."

Di Depan Warga Natuna, Dokter Erlina Ungkap Penularan Virus Corona: Mudah-mudahan Ini Bisa Ditangkap

Dengan suara bergetar, Ali Ngabalin menyebut 248 WNI tersebut masih tetap menjadi warga Indonesia, seperti yang lain.

"Jangan menganggap mereka menyebarkan penyakit, mereka adalah anak-anak darah Indonesia," terang Ali Ngabalin.

"Mereka adalah orang Indonesia, mereka adalah anak kita sendiri."

"Begitu pesan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo," sambungnya.

Selain mewakili Jokowi, Ali Ngabalin juga mengaku mewakili Kepala Staf Kantor Presiden Republik Indonesia, Moeldoko.

"Itu sebabnya kenapa saya berkepentingan untuk hadir malam ini mewakili Bapak Kepala Staf Kantor Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI Moeldoko dan teman-teman," ujarnya.

"Untuk menyampaikan hal ini kepada seluruh masyarakat Indonesia." (TribunWow.com)