Bahkan, Lucas sendir harus menggendong anaknya yang masih kecil dengan satu tangan.
"Tangan kanan yang satu megang anak, yang satu lagi megang tiang listrik. Saat itu posisi di bawah yang megang tiang sudah mulai banyak, selain orang mabok itu."
• Kronologi Ayah Bunuh Anak di Jambi, Sempat Mondar-mandir Gendong Mayat Korban di Kebun sampai Malam
"Saya tahu dia mabok karena dia bilang emang mau beli minuman dan mulutnya bau alkohol," katanya.
Setibanya Lucas dan keluarga di bawah, sudah terlihat warga yang berupaya membantu memadamkan api. Tak lama kemudian, pemadam kebakaran datang untuk menjinakkan si jago merah.
"Dua anjing saya diselamatkan petugas damkar. Satu mati terbakar," tuturnya. Diakui Lucas, tertutupnya pagar besi ruko membuat pemadaman api sempat terhambat.
Kondisi itu membuat tak semua barang-barang berharga berhasik diselamatkan dari ruko seluas sekitar 900 meter persegi tersebut.
"Pagar itu jadi ada tiga, bukan cuma penutup ruko aja. Tadi sempat dipotong itu pagarnya sama damkar."
"Sempat dipecahi juga kaca akhirnya mobil bisa keluar hanya saja empat motor saya nggak sempat dikeluarin jadi hangus terbakar," tuturnya.
• Kronologi Suami Bunuh Istri Lalu Jalan Bawa Potongan Kepala Korban ke Kantor Polisi Sambil Bernyanyi
Kini Lucas mengaku pasrah akibat musibah kebakaran yang menghanguskan harta benda dan barang berharganya.
"Punya rencana apa Tuhan ya buat kebakaran ini. Motor habis terbakar, buat ngojek enggak bisa."
"Nyari duit juga enggak bisa. Ke depan paling tinggal rumah saudara, karena di sini lagi sudah tidak mungkin," tutupnya lirih.
(Kompas.com/Muhammad Isa Bustomi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Pemilik Ruko Selamat dari Kobaran Api karena Ditolong Orang Mabuk"