Komisioner KPU Terjaring OTT KPK

Rocky Gerung Sebut Konspirasi Kekuasaan dalam Kasus Harun Masiku, Singgung Jokowi hingga Menkumham

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menkumham Yasonna Laoly (kiri), Pengamat Politik Rocky Gerung (tengah), dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) (kanan).

"Presiden tahu tapi presiden tidak bisa menegur secara konkret sehingga mesti pakai bersilat lidah."

"Dan beliau (Yasonna Laoly) adalah pimpinan di PDIP," sambung Rocky.

Lebih lanjut, Rocky turut menyinggung nama Hasto Kritiyanto.

Menurutnya, Jokowi hingga Yasonna Laoly juga tengah berupaya agar Hasto Kristiyanto tak terseret dalam kasus Harun Masiku.

"Kan problem-nya di situ, jadi publik dengan mudah membaca bahwa ini persekongkolan kekuasaan untuk menyelamatkan 1-2 orang," ujar Rocky.

"Dan penyelamatan itu artinya begitu strategis kedukan Hasto sehingga harus dicari cara supaya si Harun diputer-puter sambil berpikir."

Namun, upaya menyelatkan pimpinan PDIP itu justru diketahui publik karena tindakan Yasonna Laoly.

"Jadi saya lihat kekuasaan sedang cari cara supaya kasus ini tidak sampai pada puncak pimpinan partai kan," kata Rocky.

"Jadi Yasonna ditugaskan untuk susun skenario tapi tidak lengkap jadi kepergok oleh akal sehat."

Simak video berikut ini menit ke-3.05:

Yasonna Laoly Pantas Dipecat

Pada kesempatan itu, sebelumnya Rocky Gerung turut mengomentari soal kontroversi Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly.

Diketahui, beberapa waktu terakhir, Yasonna Laoly sempat didemo warga Tanjung Priok setelah menyatakan wilayah tersebut identik dengan kriminalitas dan kemiskinan.

Tak hanya itu, Yasonna Laoly juga menuai sorotan setelah mengikuti konferensi pers PDIP soal kasus Harun Masiku.

Terkait hal tersebut, Rocky Gerung menilai Yasonna Laoly tak pantas mengundurkan diri.

Halaman
123