TRIBUNWOW.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap pengakuan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto padanya.
Hal itu diungkapkan Luhut Binsar Pandjaitan saat menjadi narasumber di acara Mata Najwa Trans 7 pada Rabu (29/1/2020).
Mulanya, Luhut Binsar Pandjaitan membenarkan pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD yang turut hadir di acara tersebut.
• Blak-blakan di Mata Najwa, Mahfud MD Ngaku Tak Segan Marahi Prabowo Subianto: Dia Berdiri Hormat
"Jadi apa yang dikatakan Prof Mahfud itu sangat benar bahwa pemerintah ini banyak sekali masalahnya," kata Luhut.
Lantas, Luhut memuji langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang selama ini dianggapnya transparan dalam mengatasi suatu masalah.
"Jadi kalau Anda tiba-tiba satu masalah, sepanjang itu dibongkar dan diperintahkan oleh Presiden tuntaskan itu saya kira sudah benar,"ungkap Luhut.
Lalu, Menteri asal Sumatera Utara ini mengungkap pengakuan Prabowo Subianto mengenai Jokowi.
Menurut 'curhat' Prabowo, Jokowi disebut sebagai pimpinan yang jujur.
Jokowi dianggap sebagai seorang yang tidak mau terlibat macam-macam.
• Di Mata Najwa, Mahfud MD Akui Dirinya Masih Garang, Tegaskan Tak Sungkan Tegur Prabowo Subianto
"Presiden itu punya kehebatan itu, nah Prabowo bilang sama saya 'Bang kalau apa namanya mau kerja jujur Pak Jokowi ini adalah bos yang paling enak'."
"'Karena sama sekali ndak mau terlibat macam-macam, dulu pengalaman saya dah harus begini begitu' itu pengakuan," cerita Luhut.
Lalu, Luhut membenarkan pernyataan Mahfud MD soal sifat hormat yang dimiliki Prabowo Subianto.
"Saya dengan mantan rival betul, dan yang bilang Pak Mahfud 'Prabowo itu memang menghormati'," ucap Luhut.
Selain itu, Prabowo juga menyebut Jokowi sebagai Panglima Tentaranya lantaran meminta jangan melakukan tindakan korupsi.
"Dia bilang kepada saya, 'saya hormat kepada Panglima Tentara'"