TRIBUNWOW.COM - Politikus Partai NasDem, Emmy Hafild yakin Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa mengatasi persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.
Emmy Hafild yakin Jokowi bisa mengatasi persoalan HAM di sisa waktunya menjabat 4,5 tahun yang akan datang.
Hal itu diungkapkan Emmy Hafild saat membahas 100 hari kinerja Jokowi dan Wakilnya, Ma'ruf Amin di acara Dua Arah Kompas TV pada Selasa (28/1/2020).
• 100 Hari Kerja Jokowi, Ketua YLBHI Asfinawati: Dia Berbohong pada Dokumen yang Disetor ke KPU
Mulanya, Emmy Hafild menyinggung komisi dari Afrika Selatan terkait penanganan masalah HAM
"Masalahnya itu kan saya mengikuti sejak tahun 1998 kita selalu melihat Afrika Selatan bahwa mereka bisa ada semacam komisi apa namanya truth dan rekonsiliasi," kata Emmy Hafild.
Emmy Hafild mengatakan, setiap negara memiliki masalah yang berbeda-beda.
Namun menurutnya, permasalahan di Indonesia cukup sulit mengingat tokoh-tokoh penting lah yang justru terlibat dalam pelanggaran HAM.
"Tapi tiap negara itu punya masalah sosial politik yang berbeda, Indonesia itu agak susah."
"Karena banyak tokoh-tokoh kita terlibat gitu loh, jaman dulu," ujar Emmy.
Ia mengatakan, tokoh-tokoh penting itu bukan hanya dari tokoh-tokoh militer.
Menurutnya, tidak semua negara bisa meniru Afrika Selatan dalam menghadapi kasus-kasus HAM.
• Polisi Jadi Ketua KPK hingga PSSI, Ray Rangkuti Kritik Jokowi: Dia Biarkan Tindakan Unprofesional
"Semua orang everybody was, bukan tokoh militer saja ya, tokoh-tokoh di masyarakat kita bagian dari dalam sekedar satu degree itu ga bisa meniru seperti Afrika Selatan itu hanya satu-satunya negara di dunia yang bisa," jelasnya.
Meski demikian, Emmy yakin Jokowi akan melakukan tindakan tegas terkait permasalahan HAM dalam 4,5 tahun ini.
Ia lantas mencontohkan polemik gerakan 212 yang dianggapnya bisa diselesaikan Jokowi dengan baik
"Saya tahu Pak Jokowi pasti akan melakukan sesuatu, tapi kita tidak tahu seperti dia mengatasi masalah 212 bisa selesai dengan suprisely (mengejutkan) yang belum pernah kita antisipasi sebelumnya," ungkap Emmy.