Lina Mantan Sule Meninggal Dunia

Pakar Mikro Ekspresi Jelaskan Pengakuan Teddy Atas Kematian Lina: Bukan Bohong tapi Ada Kecemasan

Editor: TribunWow.com
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suami mendiang Lina, Teddy bantah kabar soal dirinya yang disebut pebinor

TRIBUNWOW.COM - Pakar mikro ekspresi Poppy Amalia buka suara soal pengakuan suami mediang Lina Zubaedah, Teddy Pardiyana.

Melalui kanal YouTube RCTI - Infotaiment, pada Jumat (10/1/2020), Poppy Amalia mencoba melihat bahasa tubuh Teddy saat memberikan penjelasan di media.

Awalnya Poppy Amalia mengakui bahwa Teddy terlihat sedih karena ditinggal Lina Zubaedah.

Sebelum Meninggal Lina Pernah Dimandikan Teddy ke Orang Pintar, Mantan Asisten Sebut Ada Perubahan

"Pada saat ia bicara mengenai suasanannya, kita melihat alis matanya mengalami penurunan," ucap Poppy Amalia.

"Artinya dengan kondisi saat ini apakah dia terlihat sedih, ya dia terlihat sedih di situ," imbuhnya.

Pakar mikro ekspresi Poppy Amalia komentari Teddy, pada Jumat (10/1/2020) (Capture YouTube RCTI - INFOTAINMENT)

• Akhirnya Buka Suara terkait Autopsi Jenazah Lina, Rizky Febian: Tidak Menjadi Dosa

Meski demikian ada hal lain yang dilakukan Teddy saat membicarakan pemakaman Lina Zubaedah.

Hal tersebut dapat dilihat dari gerakan mengusap hidung yang dilakukan Teddy saat ditanya soal pemakaman.

Menurut Poppy Amalia, Teddy terlihat cemas saat membahas tentang pemakaman.

"Cuman pada saat dia berbicara mengenai pemakaman, kita perhatiin dia mengusap hidungnya," ucap Poppy Amalia.

"Kalau usap hidung itu, pertama itu indikasinya pertamnya gatel," imbuhnya.

"Kenapa gatel, karena ada pipa kapiler yang ada di hidung itu terbuka."

"Kenapa terbuka karena adrenalin naik, apakah itu indikasi kalau orang tersebut berbohong atau tidak."

"Bukan indikasi berbohong tapi ada kecemasan."

"Di sini mas Teddy ini menggambarkan dia menggaruk hidung karena kecemasan berkaitan dengan pemakaman."

• Tak Mau Bayinya dengan Lina Diurus Anak-anak Sule, Teddy: Kalau Mau Nengok, Silakan

Tak berhenti disitu saja ternyata Teddy kembali melakukan hal serupa, yakni mengusap hidungnya.

Halaman
123