Terkini Nasional

Tim Kuasa Hukum Ungkap Kisah Siwi Sidi Jadi Pramugari Garuda, Singgung 'Kibas Rabut' demi Jabatan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim kuasa hukum (kiri) dan Siwi Sidi (kanan) saat jumpa pers, Jumat (10/1/2020).

Ditolak di Garuda, Siwi pun bekerja di maskapai penerbangan lainnya.

"Jadi sedikit saya tambahkan Widi ini nyoba dua sekaligus di tahun 2016," ujar tim kuasa hukum.

"Tapi yang diterima duluan di airlines yang itu."

"Yang di sana lebih simple, Garuda lebih ketat."

Tim kuasa hukum melanjutkan, Siwi diterima sebagai pramugari Garuda bukan karena memiliki hubungan spesial dengan pejabat terkait.

"Jadi masuk ke sana, tapi coba terus dan gagal berkali-kali sampai empat kali," ujar tim kuasa hukum.

"Jadi bukan kibas-kibar rambut ya, ini enggak bener sama sekali."

Menurutnya, Siwi memang memiliki minat yang besar untuk menjadi pramugari di maskapai penerbangan sekelas Garuda.

"Karena memang passion klien kami ini di sana jadi dia berusaha terus kerena pengin dapat masuk di perusahaan sebesar Garuda ya," ujar tim kuasa hukum.

"Udah internasional juga kelasnya."

Menyambung pernyataan tim kuasa hukum Siwi Sidi, Elza Syarief kembali angkat bicara.

Ia menyatakan berita miring soal Siwi Sidi muncul ke publik karena rasa iri para pegawai Garuda.

"Jadi bagaimana Garuda meng-upgrade dirinya, masuk dalam sky team internasional," kata Elza Syarief.

"Lah sekarang tiba-tiba kok dihancurkan dengan orang dalem hanya karena iri doang."

 Simak video selengkapnya menit 11.25:

Halaman
1234