Ria Irawan Meninggal

Hanung Bramantyo: Enggak Nyangka Mekah I'm Coming Jadi Film Terakhir Ria Irawan

Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hanung Bramantyo ungkapkan film terakhir Ria Irawan

Besar di lingkungan film, membuat Ria tertarik dengan dunia hiburan khususnya akting.

Terlebih sang ayah, Bambang Irawan mempunyai perusahaan film bernama Agora.

Ria memulai karier beraktingnya sejak usia empat tahun.

Kala itu, film yang pertama kali dibintanginya berjudul Sopir Taxi pada 1973.

Setelah itu tawaran untuk bermain film pun bermunculan.

Film yang dibintanginya berjudul Weeding Agreement baru saja tayang pada 8 Agustus 2019 lalu.

Sudah ada beberapa penghargaan yang diraihnya.

Satu di antaranya adalah penghargaan Festival Film Indonesia (FFI) pada 2006 sebagai Aktris Pembantu Terbaik, lewat perannya di film Berbagi Suami.

Sebelum Meninggal Dunia, Ria Irawan Sempat Sesak Napas karena Paru-parunya Terendam Cairan

Kenangan Para Sahabat 

Kepergian artis senior Ria Irawan membuat para sahabatnya merasa kehilangan sosok menyenangkan ini.

Hal ini juga disampaikan oleh artis senior Ira Maya Sopha.

Pernyataan ini seperti yang dikutip TribunWow.com dari tayangan YouTube beepdo, Senin (6/1/2020).

Dalam tayangan tersebut, Ira yang didampingi oleh penyanyi Chicha Koeswoyo berujar dirinya sangat kaget saat dikabari tentang hal ini.

Ira dan Ria mulai berteman sejak mereka sama-sama merintis karier sebagai artis cilik.

"Kita berdua ini, (sempat menghela nafas) deket banget ya sama dia," kata Ira sambil menatap Chicha yang berada disampingnya.

"Mungkin saya bisa sampaikan, kami ini gabungan penyanyi-penyanyi cilik, tergabung dalam Mantan Penyanyi Cilik (MPC), biasanya kumpul di tempat Chicha," kata Ira.

Ira Maya Sopha ungkapkan sosok Ria Irawan di matanya semasa hidup (YouTube beepdo)
Halaman
123