"Jumlah RW itu 2.700, ada 20 (yang terendam banjir), itu kan 0,01 persen," ujar Anies.
Bahkan, karena berita yang terlalu membesar-besarkan, Anies mengaku menerima banyak pertanyaan dari dunia internasional.
"Maksud saya, karena ramai saya terima banyak sekali pertanyaan dari dunia internasional," ucap Anies.
" 'Apakah Jakarta sedang tenggelam?'," imbuhnya.
Anies menambahkan, pihaknya selama ini memang fokus pada daerah terendam banjir yang cukup parah.
"Karena memang beritanya kita fokus di tempat yang jumlahnya sedikit tapi airnya cukup tinggi," bebernya.
"Sebagai pemberitaan menarik itu, tapi bagi mereka yang tidak ada di Jakarta masih merasa 'Jakarta ini tenggelam'."
Lantas, Anies mengklaim bahwa sebagian besar wilayah Jakarta justru aman dari banjir.
"Bahwa Alhamdulillah Jakarta secara umum 82 persen wilayah Jakarta aman," ujarnya.
"Ada 18 persen yang terkena (banjir), dan dari 18 persen itu yang di atas 1,5 meter itu hanya 0,01 persen."
Simak video berikut ini menit 10.40:
Beda Pendapat dengan Menteri
Pengamat Tata Kota, Yayat Supriyatna buka suara soal bencana alam banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Jakarta sejak Rabu (1/1/2020).
Dilansir TribunWow.com, Yayat Supriyatna menyinggung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penanggulangan bencana banjir.
Yayat Supriyatna pun menyinggung adanya perbedaan pendapat antara Anies Baswedan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.