Mamat Alkatiri lanjut meledek Fahri Hamzah apakah berniat untuk mengajak presiden PKS saat ini, Sohibul Iman untuk bergabung dengan partai Gelora.
"Pak Sohibul Iman enggak mau diajak?" kata Mamat Alkatiri.
"Belum bayar utang," tutur Fahri Hamzah sembari tertawa.
Lalu Mamat Alkatiri menyindir nasib partai Gelora yang akhirnya akan sama seperti PSI yang tidak mendapat kursi di banyak daerah.
"Terus Bang Fahri ini bikin partai, saya senang, dan saya tidak sabar untuk mencapai 2024-2025," kata Mamat Alkatiri.
"Saya tidak sabar menunggu Pak Fahri itu sadar kalau mendingan saya sekarang ini, mending ngopi di rumah aja dari pada bikin partai."
"Karena kayaknya nasibnya sama kayak PSI," imbuhnya.
• Samakan dengan PSI, Pengamat Sebut Partai Gelora Sulit Ikuti Jejak Sukses Demokrat dan NasDem
Lihat videonya di bawah ini mulai menit ke-4.42:
Alasan Fahri Hamzah Bentuk Partai Gelora
Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Fahri Hamzah, menjelaskan alasan dibentuknya partai tersebut.
Fahri Hamzah mengatakan berdirinya Partai Gelora tidak lepas dari sejarah bangsa Indonesia yang selalu menginginkan jawaban atas ketidakpastian kondisi negara.
Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal Youtube KompasTv, Senin (12/11/2019), mulanya Fahri Hamzah menjawab pertanyaan dari host "SAPA INDONESIA PAGI" soal bibit munculnya partai Gelora.
Bayu Sutiono mempertanyakan kenapa partai Gelora tidak meneruskan ormas Garbi yang dulu pernah dibentuknya.
"Kenapa waktu menjadi partai tidak seperti ormasnya saja Garbi," ucap Bayu.
Bayu mengatakan Garbi saat itu sudah cukup dikenal dan juga lahir dari pemikiran Fahri Hamzah.
"Karena waktu itu kita sudah cukup mengenal, itu juga lahir dari gagasan seorang Fahri Hamzah," jelas Bayu.