Terkini Nasional

Sebut Peran Parpol Mengkhawatirkan, Akbar Faizal Sebut Ada 147 Anggota DPR Hasil dari Oligarki

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politisi Nasdem, Akbar Faizal mengaku khawatir dengan kondisi yang sedang dialami oleh partai politik (Parpol) saat ini.

Menurutnya, Omnibus Law itu sangat merugikan pekerja.

• Disarankan untuk Masuk Politik, Rocky Gerung: Mengamati dari Jauh Lebih Tajam daripada di Dalam

"Misalnya soal Omnibus law di tingkat pekerja," kata Rocky.

"Itu menghina pekerja, pekerja disebut easy hiring and easy firing, mudah dipekerjakan sekaligus mudah diberhentikan," ucapnya.

Atas dasar itu, Rocky mengatakan jika negara ini sedang mengalami krisis sila kelima Pancasila, yakni keadailan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Pengamat Politik Rocky Gerung memberikan penilaian terhadap kondisi hukum dan demokrasi di Indonesia, khususnya sepanjang tahun 2019. (Indonesia Lawyers Club)

"Jadi ini betul-betul negara yang enggak paham keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," terang Rokcy.

Lantas Rocky mengatakan jika pemerintah tidak paham dengan Pancasila.

"Jadi kalau saya bilang pemerintah enggak paham Pancasila memang betul," jelasnya.

"Omnibus Law memang bertentangan dengan pancasila itu. Sehingga timbul istilah buruh yang terlunta-lunta."

• Reaksi Rocky Gerung saat Diminta Junimart Lebih Santun Selesaikan Masalah: Saya Tak Suka Diatur-atur

Lebih lanjut Rocky berharap pemerintah, khususnya Jokowi bisa memberikan kebijakan baru yang lebih baik.

"Kita ingin agar ada pikiran baru tentang masa depan," ucapnya.

Selain itu, Rocky juga juga menyinggung soal kasus kemanusiaan di Uyghur, Cina.

"Yang kedua, soal Uyghur itu dia pun cuma bilang kami akan pakai soft development, kata Rocky.

"Ini dalam soal HAM enggak ada soft developement sih, itu tuntutan publik internasional. Masa soft development," bebernya.

Oleh karena itu, Rocky pun mengimbau Jokowi untuk merenung sebelum berganti tahun.

"Jadi soal-soal begituan yang harusnya diperbaiki mumpung masih ada sisa hari tahun baru jadi sambil liburan coba presiden renungkan apa yang dilakukan selama ini," pungkasnya.

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)