Pilkada Serentak 2020

Disebut Tak Punya Bekal Politik, Gibran Ungkit Latar Belakang sang Ayah Jokowi

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gibran Rakabuming Raka saat di Kantor DPD PDIP Jateng atau Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu (21/12/2019), untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bakal calon kepala daerah untuk pilkada 2020

"Kegiatan saya hari Minggu ini kerja bakti bersih-bersih kali di Gambir Sari Kelurahan Joglo, Banjarsari.

Di kampung kamu masih ada gak kerja bakti seperti ini?"

Gibran Rakabuming Raka lakukan kerja bakti di Gambir Sari Kelurahan Joglo, Banjarsari pada Minggu (22/12/2019). (instagram/@gibran_rakabuming)

 

• Gibran Rakabuming Jemput Puan Maharani yang ke Solo di Bandara, Relawan: Efek Politiknya Luar Biasa

Unggahan tersebut menuai komentar dari warganet Indonesia.

Banyak yang menyamakan aksi Gibran dengan sang ayah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Like father like son lu bro...", tulis akun @aang_satriano.

"Buah jatuh psti ga jauh dri pohonnya", tutur akun @gunturtakko2019.

"Kelak nanti memimpin kota solo tetap seperti itu mas @gibran_rakabuming ,tak ada jarak kerakyat sepeti pak Jokowi", tulis akun @triyonoo.m.

Pada unggahan selanjutnya, Gibran mengunggah foto dirinya sedang duduk bersama beberapa orang menikmati minuman.

Di belakang Gibran terpasang sebuah MMT bertuliskan Bolone Wong Cilik Gibran Rakabuming Raka.

Berdasarkan caption-nya, foto tersebut diunggah setelah Gibran melakukan kerja bakti bersih-bersih kali.

• Rocky Gerung Nilai Pencalonan Gibran sebagai Calon Wali Kota Solo Tidak Sopan, Ini Penjelasannya

• Turuti Perintah FX Hadi Rudyatmo, Gibran Rakabuming: Saya Harus Belajar Dulu

Gibran menuliskan bagaimana waktu istirahat seusai kerja bakti dapat menjadi kesempatan berbagi ide untuk memajukan kampung tempat mereka tinggal.

Ia menyatakan dukungannya untuk terus diadakan kegiatan kerja bakti karena akan semakin mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.

Berikut adalah isi lengkap caption unggahan tersebut.

"Biasanya sambil melepas lelah setelah kerja bakti adalah kesempatan warga untuk melakukan aktifitas srawung warga,"

"Berdiskusi ngalor ngidul memunculkan ide-ide kegiatan untuk kampungnya atau bahkan kadang untuk kotanya,"

Halaman
1234