Pilkada Serentak 2020

Rocky Gerung Nilai Pencalonan Gibran sebagai Calon Wali Kota Solo Tidak Sopan, Ini Penjelasannya

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rocky Gerung turut memberikan tanggapannya soal anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo.

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik, Rocky Gerung turut memberikan tanggapannya soal anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo.

Sebagaimana diketahui, Gibran maju dalam pencalonan Wali Kota Solo pada Pemilihan Daerah (Pilkada) 2020.

Hal itu diungkapkan Rocky Gerung melalui akun channel YouTubenya Rocky Gerung Official pada Jumat (20/12/2019).

Kata Rocky Gerung soal Peluang Anies Baswedan, Sandiaga Uno, dan AHY di Pilpres 2024, Jagokan Siapa?

Ia membantah bahwa dirinya selama ini mencari panggung.

Pengamat politik sekaligus filsuf ini mengatakan, justru selama ini 'panggung' yang mendatangi dirinya.

"Ya itu kritik yang selalu saya terima seolah saya lagi pencitraan mengkritik kekuasaan atau saya cari panggung."

"Saya enggak pernah datang ke panggung, saya dijemput dan dianter pulang oleh pemilik panggung itu," bantah Rocky Gerung.

Rocky Gerung merasa menyebutkan hal tersebut lantaran dirinya tidak ingin dituduh mengkritik Gibran secara personal.

"Tapi itu penting saya perlihatkan bahwa saya tidak mengkritik personal atau saya kritik anak Pak Jokowi yang mencalonkan diri di Solo," katanya.

Rocky Gerung Beberkan Perkembangan Terbaru Kasus Kitab Suci adalah Fiksi: Pusing

Rocky Gerung menjelaskan, dirinya mengkritik partai lantaran setahunya pencalonan diri di PDIP seharusnya diusulkan oleh DPC (Dewan Pimpinan Cabang).

"Itu konteksnya karena setahu saya aturan internal partai, calon itu langsung diusulkan oleh DPC," tutur Rocky Gerung.

Sehingga, apa yang dilakukan oleh anak pertama Jokowi itu tidak betul dan dianggap melanggar kesopanan.

"Jadi kalau anak Pak Jokowi langsung ke Ibu Mega (Ketua Umum PDIP) itu menunjukkan ketidaksopanan terhadap aturan partai sendiri," ucao Rocky Gerung.

Sehingga sekali lagi Rocky Gerung menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan pencitraan.

"Jadi itu konteksnya saya waktu kasih kritik, jadi bukan untuk usaha citra diri, tak ada gunanya tuh," kata Rocky Gerung.

"Buat saya tak ada gunanya mencari citra, citra itu diberikan oleh orang bukan dicari," tambah pria kelahiran Manado ini.

Disinggung sebagai Penakluk Wanita, Rocky Gerung Akui Selalu Gagal Dapatkan Perempuan

Lihat videonya sejak menit awal:

Rocky Gerung Ungkap Alasan Tak Bisa Dekat dengan Jokowi

Rocky Gerung mengaku dekat dengan sejumlah Presiden Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Presenter bertanya, selain Gus Dur siapakah presiden yang dekat dengan Rocky Gerung.

• Rocky Gerung Ungkap Sejumlah Peninggalan Gus Dur Padanya, Singgung Kasus Kitab Suci adalah Fiksi

Rocky Gerung menjawab, ia dekat dengan SBY.

Ia sering membahas masalah politik dengan Presiden ke-6 itu.

"Gus Dur meninggalkan itu, kalau presiden-presiden yang lain?," tanya presenter.

"SBY berteman, SBY itu enaknya selalu mampu untuk membaca global politic dan selalu dihubungkan dengan politik Indonesia," jawab Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengatakan, SBY sering mengundang dirinya ketika memiliki buku baru.

"Jadi selalu kalau ada buku baru Pak SBY, pasti Pak SBY mengundang, yok kita ngopi, diskusi, panjang lebar itu," katanya.

Namun, ia membantah bahwa dirinya adalah bagian dari Demokrat lantaran dekat dengan SBY.

"Kalau itu rutin SBY, masih. Sebagai teman diskusi saja. Orang mau anggap 'Rocky Gerung itu Demokrat, enggak itu karena SBY doyan diskusi," kata dia.

Mantan pengajar UI ini, mengungkapkan bahwa ia juga dekat dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

"Enggaklah, Prabowo juga sering diskusi itu. Kalo cuma Prabowo, SBY diskusi, ya," ucap Rocky Gerung.

• Rocky Gerung Komentari Jokowi Tidak Hadir di Acara KPK: Presiden sedang Pimpin Pelemahan KPK

Pengamat Politik, Rocky Gerung mengungkap kedekatannya dengan Almarhum Presiden ke-4 Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (Channel Youtube Talk Show tvOne)

Namun saat ditanya mengapa tak dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rocky Gerung bergurau bahwa Jokowi tidak bisa berdikusi.

"Jokowi enggak bisa diskusi gimana. Diskusi apa coba?," tanya Rocky Gerung.

Saat disinggung presenter tak bisa dekat dengan Jokowi lantaran Mantan Wali Kota Solo itu, Rocky Gerung tak membantahnya.

"Dia kan presiden bang," singgung presenter.

"Iya," jawab Rocky Gerung.

"Susah kan diskusi sama presiden," kata presenter lagi.

"Karena itu, orang bilang kenapa enggak diskusi dengan Jokowi, timnya juga kadang kala, la diskusi apa," ujar Rocky Gerung lagi.

Meski membenarkan Jokowi sibuk, namun Rocky Gerung menyarankan agar presiden melakukan agenda diskusi dengan para akamedisi untuk membahas isu yang terjadi.

• Rocky Gerung Ungkap Kedekatannya dengan Gus Dur, Sebut Kegiatannya Beberapa Kali Dibubarkan Intel

"Ya jadwalnya kan ketat kali yah, itu kali yah," ucap presenter.

"Saya pernah usulin itu, tiru misalnya Presiden (Francois) Miterrand di Prancis setiap minggu dia kumpulin akademisi, budayawan, intelektual ngopi terus bahas seluruh isu politik dunia pada minggu itu, bahwa kultur, environtments segala macam itu sehingga well inform itu Presiden Mitterrand," jelas Rocky Gerung

Lihat videonya mulai menit ke-3:21:

 (TribunWow.com/Mariah Gipty)