Terkini Nasional

Rocky Gerung Sebut Negara Telah Telantarkan Habib Rizieq: Langgar 12 Pasal Hak Asasi Manusia

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rocky Gerung turut mengomentari polemik Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq yang kini masih berada di Arab Saudi.

"Mendoakan segera agar pencekalan, penghambatan, pengasingan Habib Rizieq dapat diselesaikan," ujar Yusuf.

Ketua GNPF Ulama, Yusuf Martak turut menyampaikan pidatonya di acara Reuni Akbar 212 di Lapangan Monas pada Senin (2/12/2019). (Channel Youtube Kompas TV)

 

• Gara-gara Pertanyaan Ini, Ketua PBNU dan Ketua Lembaga Dakwah FPI Berdebat, Presenter Ikut Menengahi

Yusuf mengklaim, Pemerintah Saudi Arabia tengah membantu agar Habib Rizieq segera pulang ke Indonesia.

"Dan insyaAllah pemerintah Saudi Arabia sedang berjuang dan sedang mengusahakan dibebaskannya Habib Rizieq dari pengasingan," ujarnya.

Sehingga, Yusuf berharap agar Habib Rizieq bisa hadir dalam reuni akbar yang selanjutnya.

"Dan InsyaAllah sebelum reuni 2020 Habib Rizieq sudah berada di tengah-tengah kita," ujar Yusuf.

Lihat videonya:

Pidato Habib Rizieq di Reuni Akbar 212

Habib Rizieq tak bisa hadir dalam acara Reuni Akbar 212 yang berlangsung di Monas pada Senin (1/12/2019).

Kendati demikian, Habib Rizieq masih bisa menyampaikan pidatonya melalui rekaman suara.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas TV, Habib Rizieq menegaskan bahwa dirinya dicekal Pemerintah Arab Saudi atas permintaan Pemerintah Indonesia.

• Berpidato di Reuni 212, Yusuf Martak Sentil Penguasa karena Cekal Habib Rizieq: Tangan-tangan Kotor

"Saya dicekal oleh Pemerintah Saudi alasan keamanan atas permintaaan Pemerintah Indonesia," ujar Habib Rizieq.

Sehingga, Habib Rizieq meminta untuk berhenti berbohong terkait kepulangannya.

"Untuk saya ingatkan sudah akhiri kebohongan di tengah kehidupan bangsa dan negara," ungkap dia.

Habib Rizieq mengungkapkan bahwa sebenarnya Pemerintah Arab Saudi siap mengembalikannya.

Informasi itu ia dapatkan dari Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia yang sebelumnya, Osama Al Shuaibi.

Halaman
1234