Beberapa menit kemudian, ibu MS berinisial YD, membukakan pintu rumahnya.
"Warga kemudian masuk dan melihat MS sudah dalam kondisi lemas tergeletak di kamar mandi," kata Pujiyono.
Warga yang masuk ke dalam rumah YD, melihat wajah MS tampak pucat dengan posisi badan bersandar di dinding kamar mandi.
Siswi kelas XI SMK itu ternyata mengalami pendarahan pasca melahirkan.
MS kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
MS akhirnya mengakui dirinya baru saja melahirkan seorang bayi perempuan.
MS mengatakan, bayi yang baru dilahirkan itu dibungkus plastik kresek berwarna hitam dan dimasukkan ke dalam tas punggung sekolahnya.
• Ikut Bantu Budiman Sudjatmiko Debat Rocky Gerung, M Qodari Malah Kena Semprot Sang Pengamat Politik
Tas itu berada di dalam kamar mandi.
"Setelah mendengar keterangan dari pelaku itu, warga melihat bayi perempuan yang baru saja dilahirkan MS di dalam plastik kresek di tas punggung warna biru tua," jelasnya.
Saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian bayi malang itu.
Belum diketahui, apakah bayi MS meninggal sebelum atau sesudah dilahirkan.
Pujiyono menambahkan, diduga karena masih berstatus pelajar, MS sengaja melahirkan sendiri anaknya karena malu.
Diduga MS ingin menyembunyikan keberadaan bayi tersebut, hingga akhirnya bayi itu meninggal dunia.
"Dimungkinkan dikarenakan orang tua korban malu dan ingin menutupi keberadaan bayi tersebut, karena belum terikat pernikahan dan masih pelajar," imbuhnya.
Saat ini, MS masih dirawat di ruang Pinang, RSUD Caruban.
Begitu juga dengan bayi perempuan MA, saat ini berada di RSUD Caruban untuk diautopsi guna mengetahui penyebab kematiannya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dengan judul Tetangga Mendengar Guyuran Air dan Bau Amis di Kamar Mandi, Saat Dibuka Siswi SMK Lemas Bersandar