Terkini Daerah

Fakta Pak Manto Meninggal Dunia, Keluarga Ungkap Sakit yang Diderita hingga Nasib Usaha Sate Kambing

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sumanto, sang pendiri kuliner legendaris Solo Sate Kambing Pak Manto di Jl Honggowarsito atau Pasar Kembang Solo.

Dari semua cabang itu, Pak Manto berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 50 orang karyawan.

Selalu Buka

Warung Sate Kambing 'Pak Manto' buka setiap hari mulai dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

Tak ada hari libur bagi warung Sate Kambing 'Pak Manto', kecuali pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Menu yang ditawarkan warung Sate Kambing 'Pak Manto' antara lain sate kambing, tongseng, tengkleng segar, tengkleng rica, sate buntel, nasi goreng, hingga gule.

Berbagai menu olahan daging kambing tersebut dihargai dari Rp30 ribu hingga Rp60 ribu.

Selain melayani pembeli yang datang ke warung, Pak Manto juga melayani pesanan dari berbagai kota di seluruh Indonesia.

Kepada Tribun-Video.com, Pak Manto mengaku hampir setiap hari ada pesanan olahan kambing ke luar kota.

"Sering (kirim olahan kambing ke luar kota) hampir tiap hari, seluruh kota di Indonesia mungkin sudah kemasukan Tengkleng saya," ujar Pak Manto.

Dalam hal pengiriman, Pak Manto mengaku menggunakan kemasan khusus, dengan memisahkan antara daging, sayur, dan kuah, sehingga pesanan bisa bertahan hingga 12 jam. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul "Pendiri Sate Kambing Pak Manto Solo Meninggal Dunia, Keluarga Ungkap Sakit yang Dialaminya".