TRIBUNWOW.COM - Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Rizal Ramli tak setuju diangkatnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai petinggi BUMN.
Rizal Ramli beralasan bahwa Ahok tidak memiliki pengalaman pemerintahan yang baik.
"Track record Ahok dalam Governance itu payah," ungkap Rizal Ramli seperti dikutip TribunWow.com dari Talk Show tvOne pada Minggu (17/11/2019).
• Said Didu Ungkap Kejanggalan Mudahnya Ahok Jadi Petinggi BUMN: Cara seperti Ini Jangan Dilakukan
Meski menolak Ahok menjadi Bos BUMN, Rizal Ramli menegaskan dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan Ahok.
"Dan saya nothing personal, saya kenal baik kok ama dia," katanya.
Ia kemudian mengungkapkan seberapa dekatnya dengan sosok Ahok.
Rizal Ramli mengaku membantu Ahok dalam kampanye maju menjadi gubernur di DKI Jakarta meskipun sempat gagal.
"Setelah dia jadi Bupati di Belitung, dia pengen maju jadi Gubernur independen di DKI."
"Dia minta tolong Almarhamah istri saya dari Bangka biar bisa ketemu saya."
"Akhirnya saya bantu dia untuk memperkenalkan dia di Jakarta Utara, Jakarta Barat, di gereja-gereja walaupun pada waktu itu banyak gagal."
"Lalu di backing ama Hasyim untuk jadi Wagubnya," ujar Rizal Ramli panjang lebar.
Sehingga sekali lagi, Rizal Ramli menegaskan dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan Ahok.
Namun, ia mulai merasa terganggu dengan sikap Ahok yang disebut sering memaki-maki orang lain.
"Jadi nothing personal, cuma saat saya menjadi Menko dia mulai gusur-gusur orang, maki-maki."
"Saya mantan aktivis kayak Arya (Sinulingga) ngegusur itu beban yang luar biasa, jangan dong rakyat biasa dimaki-maki," kata Rizal Ramli.