"Jadi gini, gaya beliau kan merasa paling bener, kalau dia enggak setuju maka Anda yang salah."
Lantas, Said Didu menjelaskan soal posisi di BUMN yang cocok untuk Ahok.
"Dan saya katakan begini, saya kalau ditanya Ahok ini cocoknya di mana sih kira-kira?," jelas Said Didu.
"Maka saya carikan tempat dia yang bobot penugasan pemerintahnya besar," imbuhnya.
Simak video berikut ini menit 4.35:
Said Didu Anggap Ahok Cocok jadi Komisaris BUMN
Mantan Sekretaris Kementrian BUMN, Said Didu mengungkap posisi sebagai komisaris perusahaan BUMN cocok untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Said Didu menyebut posisi komisaris lebih cocok untuk Ahok dibandingkan posisi direksi.
Said Didu menyebut bahwa jabatan tersebut berkaitan erat dengan karakter Ahok yang disebutnya sering marah-marah.
Said Didu menjelaskan, posisi komisaris memungkinkan Ahok untuk memprotes pihak Istana Negara atau DPR jika kebijakan yang dibentuk merugikan BUMN.
"Ahok akan bertugas untuk meyakinkan kepada presiden bahwa 'Pak, penugasan yang bapak berikan ini merugikan BUMN'," terang Said Didu dikutip dari tayangan YouTube KOMPASTV, Jumat (15/11/2019).
"Bertugas meyakinkan DPR bahwa 'Hey jangan siksa BUMN'," imbuhnya.
Lantas, ia menyinggung sikap Ahok yang kerap marah-marah jika menemukan suatu kesalahan di pemerintahan.
"Nah, itu kira-kira cocok karakter Ahok, tapi jangan marah-marah ke luar, marah-marahnya ke istana, dan marah-marahnya ke Senayan," jelas Said Didu.
Terkait hal itu, Presenter Aiman Wicaksono pun menanyakan soal kecocokan Ahok menjadi komisaris Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).